Riko sampai hati mutilasi Sopyan gara-gara sakit hati
Riko sampai hati mutilasi Sopyan gara-gara sakit hati. Kasubdit Jatanras Polda Metro Jaya, AKBP Hendy F Kurniawan mengatakan, Riko (41) sampai hati membunuh Sopyan Lubis (43) diduga karena sakit hati. Riko tega menghabisi korban, lalu dibantu Rudi (34) untuk memutilasi dan mengubur jasad Sopyan di septic tank.
Kasubdit Jatanras Polda Metro Jaya, AKBP Hendy F Kurniawan mengatakan, Riko (41) sampai hati membunuh Sopyan Lubis (43) diduga karena sakit hati. Gara-gara itu, Riko tega menghabisi korban, lalu dibantu Rudi (34) untuk memutilasi dan mengubur jasad Sopyan di septic tank rumah kontrakan Riko, di Kampung Kramat, Cipayung, Jakarta Timur.
"Info sementara sakit hati karena dikata-katain kasar oleh korban, dan kita masih pendalaman keterangan saksi kemungkinan juga terkait utang piutang," ujar Hendy di lokasi, Senin (31/10).
Kata Hendy, usai menggali tempat penemuan, jenazah sudah dalam kondisi yang tidak utuh. Kondisi itu membuat polisi terus melakukan pencarian sisa tubuh, serta akan melakukan autopsi.
"Saat ini dilakukan pengambilan jasad korban dibantu dengan kedokteran forensik RS Kramat Jati tapi masih ditemukan kekurangan bagian tubuh sehingga masih digali. Pelaku juga memutilasi jasad korban," kata Hendy.
"Saat ini bagian tubuh korban ditemukan di lubang yang sama dan ditutup semen," sambung Hendy.
Hendy belum bisa memastikan pasal yang menjerat pelaku, karena kasus ini masih terus didalami apakah ini pembunuhan berencana atau tidak.
"Pasal yang menjerat kita masih dalami apakah 338 atau 340, begitu pun potongan tubuhnya masih kami kumpulkan dan kami lakukan pemeriksaan," tutupnya.
Baca juga:
Sebelum dikubur dan disemen, Sofyan dimutilasi pelaku
2 Tersangka pembunuh sopir travel dibekuk, 1 di antaranya guru agama
Selain menyemen Sofyan, pelaku juga sempat mengurung istri korban
Ibu di Prabumulih diduga dibunuh, anaknya tewas direndam di drum
Kerap dibully, pria ini bunuh kawannya sendiri