Ridwan Bae: Penjelasan Pak Luhut tak memihak, mesti dikasih jempol
Dia mengaku mendapat undangan Luhut siang tadi.
Menko Polhukam, Luhut Binsar Pandjaitan, mengundang anggota Mahkamah Kehormatan Dewan (MKD) saat menggelar jumpa pers terkait rekaman perpanjangan kontrak Freeport yang menyeret namanya. Tiga anggota MKD yang hadir di antaranya, Kahar Muzakir dan Ridwan Bae yang berasal dari Fraksi Golkar.
Ridwan mengacungkan jempol apa yang disampaikan Luhut soal namanya yang ikut terseret-seret. Dia menilai penjelasan Luhut patut diacungi jempol
"Pak Luhut ini tadi menjelaskan apa yang dia ketahui tanpa memihak siapapun. Ini bagus. Pak Luhut mesti dikasih jempol," kata Ridwan di Kantor Menkopolhukam, Jakarta Selatan, Jumat (11/12).
Ridwan berharap ada 'Luhut-Luhut' berikutnya yang tampil adanya di Indonesia. Dia mengaku mendapat undangan Luhut siang tadi.
"Tadi saya datang ke sini memenuhi undangan Luhut. Saya tadi dapat undangan sekitar pukul 13.00 WIB. Jadi ya sudah saya datang. Masa saya hanya melihatnya di televisi? Kan saya juga mau keadaannya langsung," ungkapnya.
Sebelumnya, dalam jumpa pers itu Luhut sengaja mengundang anggota MKD yang berencana memanggilnya pada Senin pekan depan.
"Besok (Senin) kan saya dipanggil, makanya saya undang duluan MKD," kata Luhut sembari tertawa di sela-sela jumpa pers. Anggota MKD yang mendengar pun ikut tertawa.
Baca juga:
Marah dikaitkan kasus Setnov, Luhut berulang kali bilang tentara
Luhut marah besar dikaitkan dengan 'papa minta saham' Freeport
MKD putuskan panggil Menko Luhut Senin pekan depan
Soal papa minta saham, Luhut bilang 'Tunjukkan salah saya di mana?'
Luhut Pandjaitan akui berteman dengan Riza Chalid dan Setnov
Anggota MKD datang saat Menko Luhut jumpa pers 'Papa Minta Saham'
Fadli Zon dukung Luhut segera dipanggil MKD