LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. PERISTIWA

RI dan Australia sepakat lawan ISIS bangun basis di Asia Tenggara

Menko Polhukam Wiranto mengatakan, kesepakatan tersebut didapat usai dirinya melakukan pertemuan dengan Jaksa Agung Australia George Brandis. Kedua negara akan mengajak negara lain untuk melawan rencana ISIS membangun basis di Asia Tenggara.

2017-05-26 18:31:11
wiranto
Advertisement

Indonesia dan Australia menyepakati akan melawan rencana Islamic State of Iraq and Syria (ISIS) membangun basis di Asia Tenggara. Tepatnya di wilayah Marawi, Perairan Sulu, Filipina Selatan.

Menko Polhukam Wiranto mengatakan, kesepakatan tersebut didapat usai dirinya melakukan pertemuan dengan Jaksa Agung Australia George Brandis. Kedua negara akan mengajak negara lain untuk melawan rencana ISIS membangun basis di Asia Tenggara.

"Indonesia dan Australia sepakat untuk membangun kebersamaan melawan rencana pembangunan basis ISIS di Asia Tenggara, di Filipina Selatan," kata Wiranto di Kantornya, Jumat (26/5).

Dia mengungkapkan, ada indikasi ISIS akan mendirikan basis di Filipina Selatan sebagai tempat pelatihan dan perekrutan anggota. Mereka mengincar warga asal Indonesia, Malaysia, Australia China sampai Australia menjadi sasaran.

"Banyak negara-negara semua diundang masuk kesana gabung untuk dilatih bersama, perang bersama, diisi dengan ideologi yang sama," jelasnya.

Wiranto menjelaskan, ISIS yang berpusat di Suriah menggunakan konsep konvergen dalam merekrut simpatisan dari negara lain. Tatkala, pusat basis mereka di Suriah telah dihancurkan, maka ISIS menjalankan konsep divergen atau dengan kata lain, ISIS kini membangun basis baru di Asia Tenggara karena basis mereka di Suriah telah ditekan.

"Menyebarkan para teroris yang sudah terlatih itu ke negara-negara asal mereka dan mereka juga berencana membangun basis-basis baru termasuk di Asia Tenggara mereka memilih di Filipina Selatan," tutupnya.

Baca juga:
'Rakyat Indonesia tidak boleh diam diinjak-injak aksi terorisme'
Mengenal Jemaaah Ansharut Daulah dan doktrinnya dalam aksi teror
Revisi UU Terorisme harus hati-hati agar orang tak asal ditangkap
Banyak isu liar, Polisi diminta ungkap motif bom Kampung Melayu
Percepat revisi UU Terorisme, Wiranto kumpulkan BIN, Polri dan BNPT

(mdk/noe)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.