LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. PERISTIWA

Remaja Bunuh Bocah 6 Tahun dan Pengaruh Boneka Chucky

Dalam kasus ini, psikolog Bunda Romi menilai, identitas yang terbentuk dalam diri pelaku pembunuhan seperti yang dilihat yakni boneka Chucky.

2020-03-09 05:01:00
Pembunuhan
Advertisement

Psikolog Rose Mini ikut angkat bicara terkait kasus pembunuhan yang dilakukan remaja berusia 15 tahun terhadap bocah berumur 6 tahun di Jakarta Pusat. Para orangtua dan para pendidik anak memiliki peran penting dalam memantau kondisi tumbuh kembang anak.

Usia remaja adalah tahap dimulainya pencarian jati diri. Apabila salah langkah dapat sangat berbahaya.

"Mereka (anak remaja) memiliki kecenderungan masalah moral yang tak bisa membedakan antara baik dan buruk sehingga dia tidak tahu apa yang dilakukan, diikuti itu sesuatu yang baik atau buruk, harus dipantau, diperhatikan," ujar psikolog yang akrab disapa Bunda Romi ini saat dihubungi Liputan6.com, Minggu (8/3).

Advertisement

Bunda Romi mencontohkan kasus remaja perempuan yang membunuh bocah berusia 6 tahun di Sawah Besar, Jakarta Pusat. Menurut keterangannya kepada polisi, dia sangat suka menonton tayangan berkonten sadistik seperti Film Chucky The Murder Doll.

Romi beranggapan yang dilakukan bisa benar terinspirasi dari tayangan yang dikonsumsinya. Bahkan rasa bersalah pun tak dirasakannya setelah menghabisi nyawa anak kecil.

"Seperti Chucky kan dia malah tertawa itu bonekanya ya, jadi bisa saja itu identitas yang terbentuk dalam dirinya seperti yang dilihat," jelas Bunda Romi.

Advertisement

Bunda Romi berpesan kepada segenap orangtua untuk tidak lengah dan jangan melihat jika anak asik dengan dunianya sendiri untuk dibiarkan begitu saja. Namun harus lebih dipahami dunia apa yag mereka sukai.

"Kita lihat itu karena pemahaman anak masih sangat sederhana belum tentu dia paham banget yang ditonton. Jadi kalau dari kecil didampingi maka itu sangat membantu ke depannya," ucap Bunda Romi.

Seperti diberitakan sebelumnya, Polres Metro Jakarta Pusat merilis kasus pembunuhan dilakukan remaja wanita berusia 15 tahun di Sawah Besar. Pelaku mengaku kepada polisi telah membunuh seorang anak berusia 6 tahun dengan menenggelamkannya berulang kali di bak mandi hingga lemas dan tewas.

Usai meregang nyawa, mayat balita itu disimpan di lemarinya hingga warga yang curiga menganggap balita tersebut telah diculik. Polisi menduga pelaku mengalami sakit kejiwaan karena tak ada penyesalan atas tindakan kejinya malah mengaku puas.

Reporter: Muhammad Radityo
Sumber: Liputan6.com

Baca juga:
Polisi Sita Telepon Genggam Remaja Pembunuh Bocah 6 Tahun di Jakpus
Kasus ABG Bunuh Bocah, Kak Seto Ingatkan Orangtua Awasi Pertumbuhan Psikologis Anak
KPAI Akan Dampingi Remaja 15 Tahun Pembunuh Bocah 6 Tahun di Jakpus
ABG Pembunuh Bocah di Sawah Besar Akan Jalani Tes Psikologi di RS Polri
ABG Pembunuh Bocah 6 Tahun di Sawah Besar Ditempatkan di LPKA Cinere
ABG Habisi Bocah, Psikolog Duga Pelaku Punya Obsesi Membunuh
PSK di Subang dan Sleman Jadi Korban Pembunuhan

(mdk/noe)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.