Rel teredam, perjalanan kereta api dari ke Semarang terganggu
Rel antara Stasiun Semarang Tawang sampai Stasiun Alastua terendam banjir. Banjir terjadi di kilometer 2+8/9 dengan ketinggian air 13 centimeter dari permukaan rel, kilometer 3+9/4+2 ketinggian air 2,5 centimeter, dan kilometer 2+5/6 ketinggian air 12 centimeter.
Rel antara Stasiun Semarang Tawang sampai Stasiun Alastua terendam banjir setelah hujan mengguyur kawasan tersebut sejak Kamis dini hari. Akibatnya, sejumlah perjalanan kereta api di wilayah Daops IV Semarang tertunda.
"Tingginya curah hujan dan rob mengakibatkan air menggenang di rel jalur kereta api. Sehingga jalur kereta api antara Semarang Tawang sampai Alastua, tidak bisa dilewati," kata Manager Humas Kereta Api Indonesia Daerah Operasional IV Semarang, Eddy Kuswoyo, Jumat (1/12).
Menurut Eddy, banjir terjadi di kilometer 2+8/9 dengan ketinggian air 13 centimeter dari permukaan rel, kilometer 3+9/4+2 ketinggian air 2,5 centimeter, dan kilometer 2+5/6 ketinggian air 12 centimeter.
Akibat rel tertutup air, Edy menyatakan beberapa perjalanan kereta api tujuan Jawa Timur tertahan di Semarang. Antara lain, Kereta Api Harina relasi Bandung, Semarang Rawang, Pasar Turi, lambat kurang lebih tiga jam.
"Kereta ini membawa 428 penumpang," ucapnya.
Kemudian Kereta Api Ambarawa Ekspres relasi Semarang Tawang ke Stasiun Pasar Turi Surabaya yang mengangkut 636 orang terlambat 2 jam.
"Sementara kereta api lokal Kedung Sepur relasi Semarang Tawang - Ngrombo terlambat 65 menit, kereta ini mengangkut 206 penumpang," paparnya.
Bahkan perjalanan Kereta Api Kedung Sepur sampai dibatalkan. Sedangkan penumpang Kereta Api Harina, dinaikan dengan rangkaian kereta darurat hingga Stasiun Alastua. "Selanjutnya di sana sudah ada rangkaian kereta yang siap mengantarkan penumpang Harina sampai tujuan," jelas Eddy.
Baca juga:
Tanggul pantai jebol, ratusan warga Pekalongan mengungsi
5 Kecamatan terendam banjir, warga Paser waspada kemunculan buaya
Warga dekat Bengawan Solo diminta selalu waspada ancaman banjir
Jembatan putus, satu kampung di Cianjur terisolir
Sejumlah daerah di Sumut rawan bencana, warga diminta waspada
SBY kirim paket bantuan untuk korban banjir dan longsor di Pacitan
Pulang kampung, SBY dan istri kunjungi korban bencana di Pacitan