Rekaman CCTV perlihatkan dua pelaku siram Novel Baswedan
Rekaman CCTV perlihatkan dua orang pelaku siram Novel Baswedan. Rekaman CCTV itu juga memperlihatkan saat Novel mencoba membersihkan mukanya usai disiram pelaku dengan kembali ke masjid. Namun, karena diduga tak dapat melihat jelas Novel sempat menabrak pohon di sekitar lokasi.
Polisi memeriksa CCTV yang terpasang di kediaman penyidik KPK Novel Baswedan. Dari pemeriksaan CCTV terlihat pelaku penyerangan menggunakan jaket dan helm saat menyiramkan air keras terhadap Novel Baswedan.
"Pelaku ada dua orang naik motor matik, pakai jaket, helm, dan siramkan diduga air keras ke wajah korban," kata Kabag Mitra Divisi Humas Polri Kombes Pol Awi Setiyono di Markas Besar Polisi, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Rabu (12/4).
Awi mengatakan, rekaman CCTV itu juga memperlihatkan saat Novel mencoba membersihkan mukanya usai disiram pelaku dengan kembali ke masjid. Namun, karena diduga tak dapat melihat jelas Novel sempat menabrak pohon di sekitar lokasi.
"Korban balik ke Masjid untuk bersihkan wajahnya, lalu mungkin ketabrak pohon sehingga ada benjolan," kata Awi.
Novel sendiri mengaku dibuntuti orang sebelum insiden penyiraman berlangsung. Menurut mantan Kabid Humas Polda Metro Jaya ini, keterangan Novel itu masih didalami pihak kepolisian.
"Memang dari korban sudah kita interogasi, sudah bisa diajak bicara, yang bersangkutan merasa diikuti. Tapi diikuti oleh siapa masih perlu didalami. Karena dia enggak tahu betul siapa yang ikuti. Perasaannya aja," pungkasnya.
Baca juga:
Polisi berpakaian preman lindungi keluarga Novel Baswedan
Pria berperawakan besar satroni rumah Novel sebelum teror air keras
Pimpinan KPK: Kami sediakan senjata, tapi tak semua penyidik mau
Polri siap kawal penyidik KPK asal ada permintaan
Panglima TNI: Saya berikan prajurit terbaik kawal penyidik KPK
Kapolri minta Kapolda Metro bentuk tim khusus ungkap kasus Novel
4 Saksi diperiksa terkait kasus penyiraman air keras Novel Baswedan