Rayhan Hannan Ungkap Metode Pelatihan Unik Indra Sjafri Jelang SEA Games 2025
Gelandang Timnas U22, Rayhan Hannan, memuji Coach Indra Sjafri sebagai pelatih berbeda dengan fokus psikologis, optimis hadapi SEA Games 2025.
Gelandang Timnas Indonesia U22, Muhammad Rayhan Hannan, mengungkapkan pandangannya tentang pelatih Indra Sjafri. Ia menilai Indra Sjafri memiliki metode pelatihan yang sangat berbeda dibandingkan pelatih-pelatih sebelumnya. Pernyataan ini disampaikan Rayhan kepada ANTARA di Jakarta, Rabu, menjelang persiapan SEA Games 2025.
Menurut Rayhan Hannan, Coach Indra adalah pelatih lokal pertamanya di level profesional, yang membedakannya dari pelatih Eropa atau Amerika Latin yang pernah melatihnya. Keunikan ini terletak pada pendekatan psikologis yang diterapkan Indra Sjafri dalam melatih para pemain.
Metode ini termasuk mengundang ESQ (Emotional Spiritual Quotient) untuk memperkuat mental pemain. Pendekatan holistik ini dianggap sangat bermanfaat bagi psikologi tim dan menjadi salah satu faktor penting dalam persiapan menghadapi turnamen besar seperti SEA Games.
Pendekatan Psikologis Unik ala Indra Sjafri
Rayhan Hannan secara spesifik menyoroti perbedaan signifikan dalam gaya kepelatihan Indra Sjafri. "Menurut saya Coach Indra orang yang berbeda dari pelatih yang lain," ujarnya.
Ia menambahkan bahwa Indra Sjafri adalah pelatih lokal pertama yang menanganinya setelah berkarier profesional. Metode pelatihan Coach Indra Sjafri tidak hanya berfokus pada aspek teknis dan fisik semata. Pelatih ini juga aktif mengajak para pemain untuk menjalani latihan psikologis.
Hal ini menjadi pembeda utama dari pelatih asing yang pernah melatih Rayhan sebelumnya. Salah satu contoh nyata dari pendekatan ini adalah dengan mengundang pembicara ESQ (Emotional Spiritual Quotient). Program ini dirancang khusus untuk memperkuat mental dan spiritual pemain. Rayhan merasa bahwa aspek ini seringkali tidak ditemukan dalam program pelatihan pelatih Eropa.
Optimisme dan Ekspektasi Tinggi di SEA Games 2025
Meski belum pernah tampil di SEA Games sebelumnya, Rayhan Hannan berharap dapat terpilih dalam skuad Timnas U22 untuk SEA Games 2025. Ia tidak masuk dalam skuad final yang berhasil meraih medali emas pada SEA Games 2023.
Keberhasilan tersebut tentu menumbuhkan ekspektasi besar dari masyarakat terhadap Timnas U22 asuhan Indra Sjafri. Pemain Persija Jakarta ini mengakui bahwa ekspektasi selalu tinggi untuk setiap tim nasional. "Ekspektasi selalu ada buat setiap tim, mungkin bukan tim ini saja," kata Rayhan.
Ia juga menyinggung ekspektasi tinggi pada Piala Dunia yang tidak tercapai. Meskipun demikian, Rayhan dan timnya bertekad untuk memberikan yang terbaik bagi negara. "Insyaallah SEA Games bismillah juara," tambahnya, menunjukkan semangat juang dan target yang jelas untuk membawa pulang medali emas.
Solidaritas Tim dan Cara Mengatasi Kejenuhan
Di dalam Timnas U22 saat ini, terdapat beberapa pemain dari Persija Jakarta, klub Rayhan Hannan. Namun, ia menegaskan bahwa kedekatannya tidak terbatas pada rekan satu klub saja. Rayhan mengaku akrab dengan semua pemain, termasuk dari klub lain.
"Kalau sekamar sama (Muhammad) Ferrari, sama Dony (Tri Pamungkas) dekat, sama Frenky (Messa) dekat, sama (Kadek) Arel dekat, sama semua pemain dekat," ujarnya. Hal ini menunjukkan suasana tim yang harmonis dan solid di bawah arahan Indra Sjafri.
Sebagai atlet profesional yang menjalani pemusatan latihan, kejenuhan bisa menjadi tantangan. Namun, Rayhan Hannan memiliki cara tersendiri untuk mengatasinya. Ia sering menghabiskan waktu luang dengan bermain pingpong atau membaca buku. Coach Indra juga memberikan hari libur (day off) untuk membantu pemain melepas penat.
Jadwal Pertandingan Timnas U22 di Chiangmai
Timnas Indonesia U22 akan berkompetisi di Grup C pada ajang SEA Games 2025. Mereka akan menghadapi lawan-lawan tangguh seperti Singapura, Filipina, dan Myanmar. Persiapan matang sangat diperlukan untuk menghadapi fase grup ini.
Perjalanan Timnas U22 akan dimulai pada 5 Desember dengan menghadapi Singapura. Pertandingan kedua akan berlangsung pada 8 Desember melawan Filipina. Terakhir, mereka akan bertemu Myanmar pada 12 Desember.
Semua pertandingan yang melibatkan Timnas U22 Indonesia di babak grup akan diselenggarakan di Chiangmai. Lokasi ini akan menjadi saksi perjuangan Rayhan Hannan dan rekan-rekannya dalam memperebutkan tiket ke babak selanjutnya di ajang SEA Games 2025.
Sumber: AntaraNews