LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. PERISTIWA

Ratusan Santri Terpapar Covid-19, Pesantren di Tasikmalaya Ditutup

Jumlah pasien baru Covid-19 dari klaster pesantren di Kota Tasikmalaya, Jawa Barat melonjak. Ratusan santri dari pondok Pesantren Benda, Kota Tasikmalaya, terpapar Covid-19. Kondisi ini menempatkan pesantren itu sebagai penyumbang terbanyak kasus Covid-19 di kota tersebut.

2021-02-18 11:31:48
Corona di Indonesia
Advertisement

Jumlah pasien baru Covid-19 dari klaster pesantren di Kota Tasikmalaya, Jawa Barat melonjak. Ratusan santri dari pondok Pesantren Benda, Kota Tasikmalaya, terpapar Covid-19. Kondisi ini menempatkan pesantren itu sebagai penyumbang terbanyak kasus Covid-19 di kota tersebut.

Plt Wali Kota Tasikmalaya Muhammad Yusuf mengatakan, penemuan kasus positif di klaster pesantren mengagetkan semua pihak, terlebih di tengah upaya serius pemerintah memutus rantai penyebaran Covid-19.

"Pemerintah mengambil langkah tegas, mulai hari kita berlakukan PPKM atau karantina mikro di area lingkungan Ponpes," ujar dia. Dikutip dari Liputan6.com, Kamis (18/2).

Advertisement

Untuk menghindari penyebaran yang lebih meluas, ratusan santri tersebut akhirnya dievakuasi ke beberapa tempat mulai RSUD dr Soekardjo, RS Dewi Sartika, Hotel Crown, termasuk melakukan isolasi mandiri.

"Saya minta tim gugus tugas penanganan Covid-19 tingkatan sosialisasi 3M kepada seluruh lapisan masyarakat khususnya di lingkungan pondok pesantren," ujarnya.

Selain itu, untuk mensterilkan kondisi, Yusuf menginstruksikan agar pesantren Persatuan Islam (Persis) Benda Kota Tasik itu melakukan isolasi mandiri.

Advertisement

"Kita jaga ketat, tidak ada yang keluar dan masuk ke pesantren selama 14 hari ke depan," dia menegaskan.

Saat ini petugas Dinkes Kota Tasik telah melakukan tracking ke sejumlah santri, ustaz, termasuk santri yang tidak terpapar penyebaran Covid-19.

"Tracking ini akan terus dilakukan, diusahakan seluruh santri dan ustaznya segera di-swab agar penularan Covid-19 ini segera diputus," dia menambahkan.

Yusuf berharap, setelah pelaksanaan isolasi mandiri melalui karantina mikro itu usai, kondisi para santri, ustaz, dan pihak lain di wilayah pesantren Benda kembali pulih.

"Selama lockdown berlangsung seluruh kebutuhan pesantren Persis 76 Benda ditanggung Pemerintah Kota Tasikmalaya," dia menandaskan.

Baca juga:
Menteri Sri Mulyani Sebut 20.000 Desa di Indonesia Belum Rasakan Internet
Update 18 Februari: WNA Positif Covid-19 Tambah 11 Kasus, 5 Sembuh
Wakil Wali Kota Depok Terpilih Imam Budi Hartono Positif Covid-19
18 Febuari: Bertambah 65, Total 3.409 Pasien Covid Dirawat di RSD Wisma Atlet
36 Pasien Covid-19 Dirawat di Rumah Sakit Lapangan Kota Bogor, 2 Berasal dari Jakarta
3 Anak di Soe NTT Terpapar Covid-19, Salah Satunya Bayi 3 Bulan

(mdk/cob)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.