LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. PERISTIWA

Ratusan Korban Banjir di Jatiasih Diserang Penyakit

Mayoritas keluhan dari pasien yang berobat ke posko kesehatan karena bermasalah saluran pernapasan, disusul hipertensi, hingga luka terbuka akibat terkena paku maupun beling pada saat banjir menerjang rumahnya.

2020-01-03 16:41:54
Banjir Jakarta
Advertisement

Ratusan korban banjir di Perumahan Pondok Gede Permai, Kecamatan Jatiasih, Kota Bekasi mulai diserang penyakit. Beruntung, dari ratusan orang hanya satu orang yang dirujuk ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan lebih intensif.

Petugas kesehatan dari UPTD Puskesmas Jatiasih, Fitri, di posko BNPB mengatakan, posko kesehatan untuk korban banjir di Perum PGP dibuka sejak Rabu malam lalu. Tapi, korban banjir mulai berdatangan berobat sejak kemarin pagi.

"Kalau hari pertama tidak ada karena masih proses evakuasi," kata Fitri pada Jumat (3/1).

Advertisement

Ia mengatakan, pada hari Kamis pagi korban banjir yang berobat mulai berdatangan ke posko utama BNPB. Tercatat sejak pagi sampai sore pada hari itu mencapai 200 orang, sedangkan pada malam hari yang meminta diobati mencapai 105.

"Hari ini sampai jam 15.00 sudah mencapai 175 orang, kemungkinan besok bakal lebih banyak lagi," kata Fitri.

Ia mengatakan, mayoritas keluhan dari pasien yang berobat ke posko kesehatan karena bermasalah saluran pernapasan, disusul hipertensi, hingga luka terbuka akibat terkena paku maupun beling pada saat banjir menerjang rumahnya.

Advertisement

"Sampai sekarang baru satu orang dirujuk ke rumah sakit, karena stroke," katanya.

Ia menambahkan, penyebab mereka terserang penyakit karena faktor psikis. Misalnya, yang tadinya tak menderita hipertensi karena ada banjir, sehingga harus evakuasi. Hal ini menyebabkan kondisi tekanan darah naik.

"Hampir 50 persen penyebabnya psikis. Ada yang pingsan, kondisinya lemas. Banyak juga yang luka-luka terbuka akibat kena beling, paku, ada yang terjun dari atap. Tapi sudah ditangani semua," kata Fitri.

Ia menambahkan, pasien yang melaporkan kesehatannya berusia di atas 40 tahun, sedangkan balita dan bayi hanya sekitar 20 persen dari total yang datang.

Baca juga:
Usai Banjir, Bengkel dan Steam Motor di Bekasi Diserbu Warga
Evakuasi Dokumen yang Terendam Banjir, Kepala BPN Kota Bekasi Dipatok Ular
Banjir Hari Ketiga Mulai Surut, Jumlah Pengungsi di Jabodetabek Menurun
Mensos: Keluarga Korban Meninggal saat Banjir Dapat Santunan Rp15 Juta
Dahsyatnya Banjir Jabodetabek 2020 & Akibat yang Ditinggalkannya
Empat Instansi Pemerintah di Bekasi Masih Lumpuh Pascabanjir

(mdk/lia)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.