Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Empat Instansi Pemerintah di Bekasi Masih Lumpuh Pascabanjir

Empat Instansi Pemerintah di Bekasi Masih Lumpuh Pascabanjir Kantor pemerintahan di Bekasi kebanjiran. ©2020 Merdeka.com

Merdeka.com - Empat instansi Pemerintah Kota Bekasi di Jalan Juanda, Kecamatan Bekasi Timur masih lumpuh pascabanjir yang terjadi selama dua hari di titik tersebut. Pegawai di instansi tersebut masih fokus bersih-bersih lumpur dan menginventarisasi perlengkapan yang terdampak.

Berdasarkan pantauan merdeka.com, empat instansi pemerintah itu adalah Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil, Dinas Penanaman Modal Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP), Badan Pendapatan Daerah, dan Dinas Sosial. Tampak sejumlah masyarakat harus pulang lagi karena tak ada pelayanan publik.

Sejumlah pegawai tampak mengeluarkan dokumen dan perlengkapan kerja ke halaman kantor. Sebagian lagi berada di dalam ruangan untuk membersihkan lumpur sisa banjir.

Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil, Kota Bekasi, Taufik Hidayat mengatakan, pihaknya berupaya memulihkan pelayanan di kantornya. "Pelayanan kependudukan masih bisa dilakukan di 12 kecamatan dan mal pelayanan publik," ujar Taufik.

Dampak banjir menyebabkan hampir 50 persen berkas arsip catatan sipil dan register pencatatan sipil rusak. Lalu 30 unit komputer, 25 alat perekam kartu tanda penduduk elektronik, dan dua alat validasi data kependudukan, dan 3 kendaraan operasional pelayanan keliling juga rusak.

"Banjir merendam tempat pelayanan di lantai satu hingga satu meter," katanya.

Adapun banjir di titik ini disebabkan luapan Kali Bekasi. Selain kantor pemerintahan, ribuan rumah penduduk dan dua rumah sakit swasta juga terendam, paling parah di perkampungan gang mawar dan Vila Taman Kartini dengan ketinggian mencapai empat meter. Banjir di lokasi ini baru surut kemarin sore.

(mdk/noe)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP