LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. PERISTIWA

Ratusan kera di Banyumas curi makanan dan tanaman petani hingga gagal panen

Ratusan kera di Banyumas curi makanan dan tanaman petani hingga gagal panen. Kawanan kera sudah menjadi kekhasan sendiri di sekitar Masjid Saka Tunggal, Desa Cikakak Kecamatan Wangon Kabupaten Banyumas. Hanya saja, pada puncak musim kemarau ini, kawanan kera juga jadi hama.

2017-09-24 15:05:00
Musim kemarau
Advertisement

Kawanan kera sudah menjadi kekhasan sendiri di sekitar Masjid Saka Tunggal, Desa Cikakak Kecamatan Wangon Kabupaten Banyumas. Hanya saja, pada puncak musim kemarau ini, kawanan kera juga jadi hama. Sebab meninggalkan hutan dan mencari makan dengan memasuki perkampungan warga. Akibatnya, tanaman yang ada di ladang gagal panen.

Juru Kunci generasi ke-12 sekaligus Imam Masjid Saka Tunggal, Sulam mengatakan, keberadaan ratusan kera itu sudah ada sejak ratusan tahun silam. Saat ini, kera-kera terbagi menjadi lima kelompok yang jumlahnya diperkirakan mencapai 500 ekor. Di musim kemarau, keberadaan kera melumpuhkan pertanian sekitar kawasan itu.

Sulam mengatakan, meski sudah lama berhabitat di sekitar Masjid Saka Tunggal, pada awalnya kera-kera itu mencari makanan ke dalam hutan. Namun, semenjak Masjid Saka Tunggal ramai dikunjungi wisatawan, kawanan kera itu berubah jinak, namun manja. Sebab, kera-kera itu kerap diberi makanan oleh pengunjung.

"Mungkin jadi ketagihan karena dimanjakan pengunjung," jelasnya.

Karsini, warga setempat mengatakan, pada musim kemarau ini, kera di sekitar Masjid Saka Tunggal memang lebih agresif. Hal itu terjadi sejak kemarau panjang. Buah yang biasa dimakan kera tak tumbuh, mereka pun menyebar mencari makanan sampai ke pemukiman penduduk.

"Mereka nyolong (mencuri-red) makanan. Kalau musim hujan sih nggak kaya gini. Mereka cari makanannya ke hutan," katanya, Jumat (22/9).

Selain mendatangi pemukiman warga, kera itu juga menyerbu ladang penduduk. Akibatnya, tanaman yang ada di ladang gagal panen. Mulai dari ubi, ketela, pisang hingga jagung habis dimakan kera.

"Apa saja di ladang habis sama monyet," keluh Karsini.

Baca juga:
Atasi kekeringan, Kementan bangun saluran irigasi dan embung
55 Desa di Sukabumi alami krisis air bersih
Kemarau, petani di Dieng harus berebut air untuk sirami ladang
19 Desa di Bantul dilanda kekeringan
Cuaca panas belakangan terjadi hingga bikin rel KRL bengkok, ini penjelasan BMKG

(mdk/rnd)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.