LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. PERISTIWA

Rapat dengan tim independen, Jokowi sudah teken Keppres-nya?

Tim independen tidak berpayung hukum jika belum ada Keppres dari Presiden Jokowi.

2015-01-28 13:22:31
KPK vs Polri
Advertisement

Presiden Joko Widodo melakukan pertemuan dengan tim independen yang berjumlah 9 orang guna menyelesaikan kisruh antara KPK dan Polri. Salah satu yang dibahas adalah mengenai Keputusan Presiden (Keppres) sebagai payung hukum Tim 9 di dalam bekerja.

"Ya kira-kira (Keppres) itu lah," kata Anggota Tim 9 Jimly Asshidiqie kepada wartawan di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Rabu (28/1).

Pantauan merdeka.com di lokasi, usai Jokowi menggelar pertemuan dengan Dewan Pertimbangan Presiden (Wantimpres), giliran Tim 9 rapat dengan presiden. Tampak hadir Jimly Asshidiqie, Imam Prasodjo, Syafii Maarif, Bambang Widodo Umar, Oegroseno dan anggota lainnya.

Walaupun belum ada Keppres, tim independen tetap akan memberi masukan kepada Presiden Jokowi guna mengatasi konflik KPK dan Polri. Sejauh ini, tim independen ini belum mengetahui apakah Presiden Jokowi sudah menandatangani Keppres atau belum.

"Belum tahu kita. Tanya ke Sesneg dong," tegas Jimly.

Syafii Maarif, tokoh Muhammadiyah yang disebut-sebut bakal ditunjuk sebagai Ketua Tim Independen untuk menyelesaikan kisruh antara KPK dan Polri belum bisa memberikan penjelasan panjang lebar terkait rencana kerjanya.

Syafii menyatakan, diperlukan landasan hukumnya dalam bentuk Keputusan Presiden sebelum tim independen ini memulai untuk bekerja.

"Tunggu SK dulu lah supaya kita punya landasan. Legalitas," kata Syafii usai rapat di Kantor Setneg, Jakarta, Selasa (27/1) kemarin.

Yang jelas, tegas Syafii, pihaknya segera bekerja cepat setelah tim ini direstui presiden. Sebab, kata dia, kisruh antara KPK dan Polri ini harus cepat-cepat segera diselesaikan.

Adapun langkah penting yang diambil Tim Independen ini adalah bagaimana KPK dan Polri sama-sama kuat dan saling bekerja sama dalam penegakan hukum. Tim Independen tidak rela bila KPK ataupun Polri disusupi oleh oknum-oknum yang justru mengatasnamakan institusi.

"Ya pokoknya kita ingin menyelamatkan institusi negara, apakah itu KPK, polisi. Mereka akur kembali. Kan itu saja yang kita harapkan toh. Jangan biarkan negara dirusak oleh oknum-oknum yang mengatasnamakan insitusi. Itu tidak bisa. Harus kita pakai akal sehat, pakai hati nurani, selamatkan bangsa ini," jelas Syafii.

Baca juga:
FX Rudy ingatkan Jokowi sebagai Presiden RI, bukan presiden parpol
Rencana Jokowi kurangi dividen & suntik modal ke BUMN tak masuk akal
Wantimpres sebut Presiden Jokowi sudah punya solusi soal KPK-Polri
Geruduk istana, massa tuntut Jokowi selesaikan kisruh KPK vs Polri
@jokowi_do2 bukan akun resmi,kok dulu buat cari sumbangan kampanye?
Bahas KPK-Polri, Jokowi gelar pertemuan tertutup dengan Wantimpres

(mdk/rnd)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.