Ramlan Butar Butar dikenal jalannya pincang karena sakit ginjal
Ramlan Butar Butar, residivis kasus perampokan terkenal dengan julukan si kaki pincang lantaran kerap keluar masuk penjara. Selain itu, Ramlan juga dikenal otak perampokan rumah mewah di bilangan Pulomas, Jakarta Timur.
Ramlan Butar Butar (51), residivis kasus perampokan mudah dikenali lantaran berjalan pincang. Selain itu, Ramlan juga dikenal otak perampokan rumah mewah di bilangan Pulomas, Jakarta Timur.
"Yang bersangkutan (Ramlan) kalau berjalan pincang, pincang karena mempunyai penyakit ginjal, jadi kita tahu ciri-cirinya," Kapolda Metro Jaya Irjen M Iriawan di RS Polri, Jakarta, Rabu (28/12).
Menurut Iriawan, Ramlan sebagai otak perampokan bersama rekannya. Selain itu, mereka merupakan perampok spesialis harta benda mudah untuk dibawa.
"Ramlan ini kaptennya, mereka juga spesialis perampokan yang mudah dibawa seperti jam bukan mobil," kata dia.
Usai melakukan perampokan, kata dia pelaku berusaha bersembunyi dan melarikan diri usai menjalankan aksinya. Petugas melakukan pengejaran ke sejumlah tempat. "Pengejaran di beberapa tempat, Bandung, Cianjur, Bekasi," ujar dia.
Atas perbuatan, pelaku dikenakan pasal 338 KUHP juncto 363 KUHP dan 333 KUHP, tentang pembunuhan disertai perampasan dan penyekapan.
Seperti diketahui, perampokan sadis di Jalan Pulomas Utara Nomor 7A menewaskan enam orang dalam satu keluarga. Adapun identitas korban perampokan tersebut yakni, Dodi Triono (59) selaku pemilik rumah, Diona Arika Andra Putri (16), Dianita Gemma Dzalfayla (9) anak ketiga dari Dodi, Amel teman anak korban, Yanto sopir, dan Tasrok (40) sopir.
Korban selamat yakni, Emi, Zanette Kalila Azaria, Santi, Fitriani, dan Windy (23). Para korban masih dalam perawatan intensif karena mengalami trauma berat.
Baca juga:
Ditangkap, otak pembunuhan di Pulomas teriak 'Saya tidak ikut Pak'
Pelaku perampokan sadis di Pulomas sempat kabur ke Bandung & Cianjur
Ramlan Butar-Butar pernah rampok dan sandera sejumlah anak di Depok
Ini sosok Ramlan Butar-Butar, otak pembunuhan sadis di Pulomas