LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. PERISTIWA

Kerabat tak tahu pasti pekerjaan Ramlan, cuma tahu sudah keluar bui

Ramlan biayai uang kuliah anak-anaknya dari hasil garong. Rekam jejak Ramlan Sibutar-Butar sebagai perampok sudah sangat dikenal. Sejak tahun 2001 dia sudah menjadi perampok yang dikenal sadis. Dia pun sudah bolak-balik keluar-masuk penjara.

2016-12-31 10:41:00
Pembunuhan Pulomas
Advertisement

Rekam jejak Ramlan Sibutar-Butar sebagai perampok sudah sangat dikenal. Sejak tahun 2001 dia sudah menjadi perampok yang dikenal sadis. Dia pun sudah bolak-balik keluar-masuk penjara.

"Ah sudah bolak-balik dia (dipenjara)," kata A Sitorus, salah satu kerabat.

Dia mengetahui Ramlan adalah residivis. Namun dia tidak tahu kalau bapak empat anak itu masuk dalam daftar pencarian orang (DPO) polisi.

"Enggak tahu lah (DPO). Saya tahunya dia sudah keluar (penjara)," ungkapnya.

Ramlan meninggalkan empat orang anak yang sudah dewasa. Anak-anaknya pun mengenyam pendidikan tinggi.

"Anaknya empat sudah besar-besar dan kuliah," ceritanya.

Ditanya soal pekerjaan Ramlan, dirinya mengaku tidak tahu pasti. Yang dia tahu Ramlan tidak bekerja tetap. Ketika dikonfirmasi apakah benar Ramlan bekerja menjadi sopir pun dia meragukan.

"Bagaimana menyopir kalau pincang begitu," ungkapnya.

Ditanya darimana anak-anak Ramlan bisa hidup sehari-hari, dia pun mengaku tidak tahu pasti. "Ya dari hasil itu (merampok) mungkin," katanya.

Kisah hidup Ramlan berakhir tragis. Setelah menderita gagal ginjal bertahun-tahun dengan selang di perutnya, pria asal Sumatera itu tewas ditembak polisi.

Dia menjadi otak perampokan yang terjadi di Pulomas beberapa waktu lalu. Dalam peristiwa itu Ramlan membawa tiga rekannya. Mereka menyekap 11 orang dalam kamar mandi sempit, hingga menyebabkan enam orang meninggal dunia dan lima selamat.

Ramlan ditangkap kurang dari 24 jam setelah peristiwa itu. Ini dianggap sebagai kinerja positif kepolisian. Di sisi lain, publik berpandangan mengapa ketika menjadi DPO selama setahun polisi tidak dapat mencari jejaknya?

Baca juga:
Memburu Ius Pane, penjahat sadis kasus Pulomas
Takut, keluarga pakai masker dan penutup kepala saat Ramlan dikubur
Polri selidiki Ramlan Butar-Butar bisa dibantarkan saat di Depok
Keceriaan Anet usai lolos dari sekapan maut Ramlan Butar-Butar Cs
Tangis haru saat dua ibu korban perampokan Pulomas saling menguatkan

(mdk/tyo)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.