LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. PERISTIWA

Pulang ke Medan, perwira polisi berinisial F diduga tembak mati adik ipar

Polisi perwira menengah berinisial F dikabarkan menembak mati adik iparnya di Medan, Rabu (5/4) malam. Belum diketahui motif dari tindakan salah satu petinggi di jajaran Polres Lombok Tengah tersebut.

2018-04-05 09:48:16
Polisi
Advertisement

Polisi perwira menengah berinisial F dikabarkan menembak mati adik iparnya di Medan, Rabu (5/4) malam. Belum diketahui motif dari tindakan salah satu petinggi di jajaran Polres Lombok Tengah tersebut.

Berdasarkan informasi dihimpun, Kompol F diduga menembak adik iparnya Jumingan alias Jun di rumah keluarganya di Jalan Tirtosari/Mestika Gang Keluarga, Kelurahan Bantan, Medan Tembung.

Berdasarkan informasi yang beredar, Kamis (5/4), F dikabarkan baru saja pulang ke Medan bersama istrinya. Dia sempat bertegur sapa dengan tetangga.

Advertisement

Tak lama berselang, warga dikejutkan dengan suara letusan senjata dari dalam rumah. F pun keluar rumah, sementara Jumingan meregang nyawa.

Jasad Jumingan kemudian dibawa ke RS Bhayangkara Medan. Sementara F dikabarkan sudah menyerahkan diri ke Polda Sumut.

F saat ini berdinas di Nusa Tenggara Barat. Sebelumnya dia menduduki sejumlah posisi di jajaran Polda Sumut, seperti Kasat Reskrim Polres Labuhan Batu, Kasat Reskrim Polresta Medan, kemudian menjadi Wakasat Reskrim Polrestabes Medan, sebelum akhirnya menempuh pendidikan Sespim.

Advertisement

Belum ada keterangan resmi terkait peristiwa ini dari kepolisian. "Saya belum terima laporan. Kasat Reskrim (Polrestabes Medan) juga belum bisa saya hubungi," jelas Kasubbid Penerangan Masyarakat Polda Sumut, AKBP MP Nainggolan.

Ditanya tentang tersangka pelaku adalah F, MP Nainggolan juga belum memberi kepastian. "Kabarnya begitu. Saya pun tahu dari media online," katanya.

Baca juga:
Warga Muara Enim temukan mayat pria dengan luka parah di leher
Tengkorak di Banyuasin diyakini driver Gocar yang tewas dirampok
Keluarga korban tak terima meski pembakar maling ampli dituntut maksimal
Driver online tewas dirampok, Gubernur Alex minta pengelola perketat sistem
Rosadih, pembakar pencuri amplifier dituntut 12 tahun karena berbelit

(mdk/cob)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.