LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. PERISTIWA

PSI nilai banyak birokrat kompeten isi Penjabat Gubernur Jabar

PSI nilai banyak birokrat kompeten isi Penjabat Gubernur Jabar. Menurut dia, penunjukan perwira Polri aktif sebagai Penjabat Gubernur mengingatkan publik dengan efek negatif Dwifungsi ABRI di masa lalu.

2018-06-20 20:51:38
pilgub jabar
Advertisement

Ketua DPP Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Tsamara Amany menilai kritik publik atas penunjukan Sestama Lemhannas Komjen Mochamad Iriawan sebagai Penjabat Gubernur Jawa Barat merupakan hal yang wajar. Menurut dia, penunjukan perwira Polri aktif sebagai Penjabat Gubernur mengingatkan publik dengan efek negatif Dwifungsi ABRI di masa lalu.

"Saya kira penolakan publik dapat dipahami. Penempatan Perwira Polri aktif sebagai Plt kepala daerah mengingatkan publik mengenai Dwifungsi ABRI. Jadi, wajar saja ada kekhawatiran di situ. Penunjukan tanpa proses yang transparan juga menimbulkan kecurigaan publik. Kemendagri harus serius mendengarkan opini publik yang menolak pengangkatan ini," kata Tsamara Amany dalam keterangan tertulisnya di Jakarta, Rabu (20/6).

Tsamara mengatakan, masih banyak birokrat kompeten di Jawa Barat dan Kemendagri untuk menduduki jabatan pelaksana tugas kepala daerah. Menurutnya, ini justru momentum bagi Kemendagri mengapresiasi birokrat yang punya kinerja baik selama ini dengan memberikan kepercayaan sebagai Plt kepala daerah.

Advertisement

"Pemprov Jawa Barat dan Kemendagri tidak kekurangan birokrat kompeten untuk menduduki jabatan Plt. Saya yakin banyak birokrat yang punya performa baik dan layak diberi kepercayaan menjadi Plt. Apalagi birokrat lebih memahami administrasi pemerintahan daerah," ujar Caleg dari Daerah Pemilihan Jakarta Selatan, Jakarta Pusat, dan Luar Negeri ini.

Perempuan muda yang pernah magang di Balaikota DKI Jakarta ini tak ingin banyak birokrat putus harapan karena merasa tak dibutuhkan bahkan untuk jabatan yang seharusnya memang diisi para birokrat. "Prinsip meritokrasi harus dikedepankan. Jangan sampai nanti birokrat merasa 'Ah, kerja bagus atau tidak bagus, toh tidak diapresiasi’. Karena itu, Kemendagri harus mengevaluasi kebijakan ini," tuturnya.

Meski demikian, Tsamara tetap percaya dengan profesionalisme Iriawan sebagai perwira Polri. Hanya saja menurutnya, jabatan yang kini diemban oleh Iriawan tak kalah penting.

Advertisement

"Pak Iriawan tentu saja warga negara yang baik dan juga polisi yang professional. Namun beliau masih perwira aktif kepolisian, maka ada baiknya beliau tetap fokus pada tugasnya sebagai Sekretaris Utama Lemhanas yang tidak kalah pentingnya," pungkas Tsamara.

Baca juga:
Mendagri siap dipanggil DPR terkait penunjukan Iriawan jadi Pj Gubernur Jabar
PKPI: Pengangkatan Iriawan jadi Pj Gubernur Jabar tidak langgar UU
Mendagri tegaskan Komjen Iriawan penuhi syarat jadi Pj Gubernur Jabar
Politikus PDIP sebut pihak yang protes Iriawan jadi Pj Gubernur salah tafsir UU
Negara harus beri kualitas terbaik bila ingin memuliakan rakyat
Komjen Iriawan: Jangan ragu atas penunjukan saya sebagai Pj Gubernur Jawa Barat
Survei jelang pencoblosan: Ridwan Kamil unggul 6% dari Deddy Mizwar

(mdk/gil)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.