Propam Mabes Polri bawa direktur narkoba Polda Bali ke Jakarta
Diam-diam pihak Propam Mabes Polri membawa Direktur Reserse Narkoba Polda Bali, Komisaris Besar Franky Haryanto Parapat diterbangkan ke Jakarta. Franky diangkut ke Mabes Polri bersama beberapa anak buahnya yang juga anggota narkoba Polda Bali.
Diam-diam pihak Propam Mabes Polri membawa Direktur Reserse Narkoba Polda Bali, Komisaris Besar Franky Haryanto Parapat diterbangkan ke Jakarta. Franky diangkut ke Mabes Polri bersama beberapa anak buahnya yang juga anggota narkoba Polda Bali.
Dia dibawa untuk menjalani pemeriksaan kasus yang menjeratnya. Kabarnya Franky ke luar gedung pemeriksaan di Propam Polda Bali usai salat.
Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Bali, Komisaris Besar Anak Agung Made Sudana membenarkan jika Franky telah dibawa Propam Mabes Polri ke Jakarta. "Iya benar, tadi siang," kata Sudana, Jumat (23/9).
Keberangkatan Franky ke Mabes Polri untuk melanjutkan pemeriksaan terhadap kasus yang menjeratnya. "Ya, untuk melanjutkan pemeriksaan kan boleh-boleh saja," ucap mantan Kapolresta Denpasar itu.
Hanya saja, Sudana mengaku belum mengetahui siapa saja yang dibawa Propam Mabes Polri ke Jakarta bersama Franky. Tetapi dipastikan ada beberapa anggota narkoba Polda Bali juga ikut ke Jakarta.
Soal status dari para anggota dan anak buah Franky, pihaknya enggan untuk mengomentari. "Saya belum monitor siapa saja selain Franky yang dibawa ke Jakarta dari anggota kami," tutup Sudana.
Franky beberapa hari belakangan menjalani pemeriksaan intensif oleh Divisi Pengamanan Internal (Paminal) Propam Mabes Polri. Franky disangkakan terhadap dua kasus yang menjeratnya. Pertama adalah dugaan pemotongan anggaran DIPA 2016 yang sudah terbukti.
Kedua, adalah dugaan penyalahgunaan wewenang dengan melakukan pemerasan terhadap orang yang tertangkap memiliki narkoba. Disebut ada tujuh orang yang telah diperas, salah satunya adalah warga negara Belanda.
Baca juga:
Main mata Petinggi Polda Bali dengan tersangka narkoba
Kapolda Bali tegaskan tak tutupi kasus anak buah 'tilep' anggaran
Kasus pemerasan, Kombes Franky dicopot dari Dir Narkoba Polda Bali
Tito sebut pengusutan kasus Dir Narkoba Polda Bali atas perintahnya
Polda Bali minta rakyat tidak beropini soal Dir Narkoba peras WNA
Ini tersangka narkoba yang diduga dimintai Fortuner Kombes Franky