LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. PERISTIWA

Pria keterbelakangan mental dianiaya selama 5 jam oleh 9 pelaku

Wakapolres Metro Jakarta Pusat AKBP Ari Ardian mengatakan, setelah puas menganiaya, para tersangka kemudian menyerahkan Iyan kepada petugas Dinas Sosial Jakarta Pusat pada Sabtu (18/8) pagi.

2018-08-22 10:55:51
penganiayaan
Advertisement

Pemuda difabel bernama Ali Rahmat Firmansyah alias Iyan (20) ternyata disiksa selama hampir lima jam di sebuah pos keamanan di Lapangan Banteng, Jakarta Pusat, Jumat (17/8) malam oleh sembilan pelaku. Korban dianiaya sembilan pelaku yang terdiri dari empat petugas keamanan dan lima panitia acara pameran flora dan fauna karena dituduh mencuri uang.

Wakapolres Metro Jakarta Pusat AKBP Ari Ardian mengatakan, setelah puas menganiaya, para tersangka kemudian menyerahkan Iyan kepada petugas Dinas Sosial Jakarta Pusat pada Sabtu (18/8) pagi.

"Kurang lebih dari jam 22.00 WIB sampai jam 03.00 WIB, lalu sampai jam 10.00 WIB diberikan ke dinas sosial," kata Ari di Jakarta, Rabu (22/8).

Advertisement

Di pos tersebut, kata Ari, korban layaknya seorang penjahat yang dianiaya secara brutal. Pemuda berkebutuhan khusus itu dipukul, diinjak, tubuhnya disundut menggunakan rokok dalam kondisi tangan diborgol.

Bahkan, Iyan juga mendapatkan ancaman dari salah satu tersangka yang membawa senjata airsoft gun.

"Di sana dilakukan interogasi seraya dilakukan tindakan kekerasan. Korban dipukuli, ditendang dan diikat. Bahkan disundut beberapa bagian badan perut dan tangan dengan menggunakan puntung rokok," kata Ari.

Advertisement

Dalam kasus ini, polisi telah menetapkan sembilan tersangka. Mereka adalah AS alias PA, HS, RFS, SN, S alias Y, BMB, ADN, DR dan seorang perempuan berinisial MR alias R.

Kasus penganiayaan terhadap pemuda difabel itu terungkap setelah Iyan dikabarkan hilang sejak meninggalkan rumah pada Jumat (17/8). Iyan baru ditemukan pada Sabtu (18/8) saat dibawa petugas ke Panti Sosial Bina Insan Bangun Daya 1 Kedoya, Jakarta Barat.

"Korban mengalami luka-luka di sekujur tubuh yakni lebam di bagian wajah, mata, punggung, perut dan kaki," ujarnya.

(mdk/rzk)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.