LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. PERISTIWA

Pria di Buleleng Pukuli Ayah hingga Tewas

Seorang pria bernama Iskak Jaelani (53) diduga memukuli ayahnya, M Selamat (82). Akibat penganiayaan yang dilakukan putranya, pria lansia itu meninggal dunia.

2022-03-10 22:36:12
penganiayaan
Advertisement

Seorang pria berinisial IJ (53) diduga memukuli ayahnya, M Selamat (82). Akibat penganiayaan yang dilakukan putranya, pria lansia itu meninggal dunia.

"Seorang anak yang tinggal satu rumah dengan bapaknya telah melakukan pemukulan yang mengakibatkan bapaknya tidak sadarkan diri yang akhirnya meninggal," kata Kasi Humas Polres Buleleng AKP I Gede Sumarjaya, Kamis (10/3) malam.

Penganiayaan itu terjadi di Jalan Pulau Nias Nomor 8, Kelurahan Kampung Baru, Kabupaten Buleleng, Bali, Kamis (10/3) sekitar pukul 14.30 Wita. Saat pertama kali korban ditemukan, korban duduk di kursi dalam rumah. Dia mengalami luka pada bagian kepala samping, luka memar pada pelipis kiri, luka terbuka pada bagian mulut bibir, luka terbuka dan memar pada bagian lengan kanan, luka memar pada bagian kaki kanan.

Advertisement

"Peristiwa tersebut diketahui Polsek Singaraja setelah adanya informasi yang disampaikan ke Polsek Singaraja bahwa korban telah dipukul anaknya yang mengakibatkan korban meninggal dunia," imbuhnya.

Pelaku Ditangkap di Bekas Pelabuhan Buleleng

Saat dilakukan olah TKP,  terduga pelaku yaitu anak korban tidak ada di tempat. Petugas melakukan pengejaran. Dalam waktu 45 menit terduga pelaku IJ ditemukan di eks Pelabuhan Buleleng dan langsung ditangkap.

Advertisement

Ia menyebutkan, karena kasus ini baru diketahui dan dilaporkan. Masih dilakukan penyelidikan dan penyidikan secara intensif untuk mengetahui motif maupun cara dan alat yang dipergunakan pelaku melakukan pemukulan.

"Ini baru dilaporkan, bahkan belum ada saksi-saksi yang diperiksa. Yang lapor kejadian ini masyarakat via telepon. Pelaku masih dimintai keterangan, berikan waktu untuk melakukan penyelidikan dan penyidikan dugaan tindak pidana ini, nanti akan kami sampaikan secara lengkap dalam waktu singkat," ujarnya.

(mdk/yan)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.