Presidium alumni 212 nilai aksi persekusi akibat ketidakadilan hukum
Presidium alumni 212 nilai aksi persekusi akibat ketidakadilan hukum. Ketua Presidium 212 Ansufri Idrus Sambo menilai aksi persekusi diduga dilakukan anggota Front Pembela Islam (FPI) lantaran tidak percaya terhadap penegak hukum terhadap penghina ulama salah satunya Muhammad Rizieq Syihab.
Ketua Presidium 212 Ansufri Idrus Sambo menilai aksi persekusi diduga dilakukan anggota Front Pembela Islam (FPI) lantaran tidak percaya terhadap penegak hukum terhadap penghina ulama salah satunya Muhammad Rizieq Syihab. Menurut dia, aksi persekusi takkan terjadi jika pemerintah adil dalam mengusut kasus itu.
"Ini sudah banyak ulama-ulama lain dihina-hina terus. Akan terjadi persekusi namanya," kata Ansufri dalam aksi bela ulama di Masjid Istiqlal, Jakarta Pusat, Jumat (9/6).
Dia meminta agar pemerintah dan penegak hukum bertindak adil dalam mengusut penghina ulama. Dia meyakini aksi persekusi takkan terjadi apabila pemerintah bertindak adil terhadap ulama
"Jadi biar tidak ada konflik bangsa yang melelahkan ini. Mari kita selesaikan," kata dia.
Seperti diketahui, berdasarkan laporan Southeast Asia Freedom of Expression Network (SAFEnet), jumlah korban persekusi pada Januari hingga Mei 2017 berjumlah 59 korban. Kasus yang paling terbaru adalah yang menimpa PMA remaja berumur 15 tahun di Jakarta dan dr Fiera Lovita di Solok, Sumatera Barat. Keduanya menjadi korban persekusi setelah memuat postingan yang menyudutkan pimpinan FPI Habib Rizieq Syihab.
Baca juga:
Anak-anak & wanita rentan menjadi korban persekusi hingga kekerasan
Polisi buru Udin alias Bewok, pelaku persekusi di Cipinang
Persekusi di Malaysia, 2 pastor dan 1 pemuka Syiah hilang
Udin alias Bewok, masuk DPO pelaku persekusi di Cipinang
Kondisi remaja korban persekusi di Cipinang mulai membaik
Koalisi antipersekusi terima 66 pengaduan kasus persekusi
Polisi kembali periksa Ketua RW soal kasus persekusi di Cipinang