Presiden Jokowi Minta Menteri Ikut Bantu Daerah Tekan Lonjakan Kasus Covid-19
Jokowi juga meminta jajarannya ikut memberi peringatan jika mengetahui ada daerah yang mengalami kenaikan kasus. Melalui peringatan yang diberikan, diharapkan kasus Covid-19 terkendali.
Presiden Joko Widodo (Jokowi) meminta jajaran menteri ikut membantu menurunkan kasus harian dan kasus aktif Covid-19 di daerah-daerah yang mengalami peningkatan. Harapannya, tidak terjadi lonjakan kasus Covid di satu daerah seperti negara-negara lain.
"Karena kita tahu sekarang di Amerika serikat kasus harian juga naik lagi ke angka 70.000 Inggris juga 39.000, Rusia 38.000 Jerman 30.000. Ini harus menjadi kewaspadaan kita," kata Jokowi dalam Rapat Paripurna di Kantor Kepresidenan, Jakarta Pusat, Rabu (17/11).
Jokowi menambahkan, mengacu data yang diterima, kasus aktif Covid-19 di Tanah Air berada di bawah 9.000. Penambahan kasus harian rata-rata 300-400 kasus. Data ini diminta menjadi perhatian.
Jokowi juga meminta jajarannya ikut memberi peringatan jika mengetahui ada daerah yang mengalami kenaikan kasus. Melalui peringatan yang diberikan, diharapkan kasus Covid-19 terkendali.
"Meski hanya sedikit (naik) betul-betul diberi peringatan agar dan beri bantuan agar kasusnya juga turun kembali," tegas Jokowi.
Baca juga:
Dinkes DKI Uji 2.245 Sampel Virus: 54,3 Persen Tergolong Virus Berbahaya
Bertambah 130, Kasus Covid-19 di Jakarta Didominasi dari Pekerja Imigran
Cegah Kasus Covid-19 Naik, Wagub Riza Minta Warga DKI Tak Bepergian Saat Libur Nataru
Epidemiolog Sebut Potensi Gelombang 3 Covid-19 di RI Sangat Besar, Ini Sebabnya
Satgas Covid-19 Soroti Kenaikan Pemakaian Tempat Tidur di RSD Wisma Atlet
Angka Perceraian di Garut Meningkat Selama Pandemi Covid-19, Sehari Sampai 25 Kasus