Presiden Jokowi Cek Kesiapan Penerapan 'New Normal' di Stasiun MRT Bundaran HI
Presiden Joko Widodo atau Jokowi meninjau kesiapan penerapan prosedur standar new normal (normal baru) di Stasiun MRT Bundaran Hotel Indonesia (HI), Selasa (26/5). MRT menjadi salah satu transportasi umum yang digunakan banyak warga untuk beraktivitas.
Presiden Joko Widodo atau Jokowi meninjau kesiapan penerapan prosedur standar new normal (normal baru) di Stasiun MRT Bundaran Hotel Indonesia (HI), Selasa (26/5). MRT menjadi salah satu transportasi umum yang digunakan banyak warga untuk beraktivitas.
Jokowi tiba di Stasiun MRT sekitar pukul 08.43 WIB. Setibanya di lokasi, Jokowi mengikuti protokol kesehatan mulai dengan menggunakan masker, pemeriksaan suhu tubuh, hingga menjaga jarak.
Dia tampak berbincang dengan sejumlah pejabat yang hadir antara lain, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan, Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto, dan Kapolri Jenderal Idham Azis. Jokowi lalu berkeliling Stasiun MRT untuk mengecek penerapan protokol kesehatan new normal.
Sebelumnya, Presiden Joko Widodo atau Jokowi meminta masyarakat bersiap menjalani new normal atau kehidupan baru. Dengan kondisi ini, masyarakat dapat kembali hidup normal namun harus menerapkan protokol kesehatan demi mencegah penyebaran virus corona (Covid-19).
"Bapak Presiden juga menekankan pentingnya kita harus bersiap siaga untuk menghadapi era normal baru, kehidupan normal baru. Di mana kita akan berada dalam situasi yang beda dengan normal sebelumnya," kata Menko PMK Muhadjir Effendy dalam video conference usai rapat terbatas bersama Presiden Jokowi, Senin (18/5).
Dalam rapat kabinet, Muhadjir mengatakan bahwa pemerintah juga membahas soal pengurangan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB). Menurut dia, pengurangan ini dilakukan untuk meningkatkan atau memulihkan produktivitas.
Meski begitu, Muhadjir mengatakan kebijakan pengurangan PSBB tersebut belum diputuskan. Pasalnya, Jokowi meminta agar dilakukan kajian yang detail sebelum menerapkan kebijakan pengurangan PSBB.
"Bapak presiden telah menetapkan perlunya ada kajian yang cermat dan terukur dan melibatkan banyak pihak untuk mempersiapkan tahapan-tahapan pengurangan PSBB," jelas Muhadjir.
Reporter: Lizsa Egeham
Sumber: Liputan6.com
Baca juga:
60 Mal di Jakarta Siap Dibuka pada 5 dan 8 Juni 2020
Tips Menjalani Kondisi Normal Baru Jika Ingin Keluar Rumah dengan Aman Saat Pandemi
Anggota DPR Nilai Belum Saatnya Terapkan New Normal
Psikolog Sebut Proses Adaptasi New Normal Bisa Pengaruhi Kesehatan Mental
Tanpa Perhitungan Matang, New Normal Bisa Picu Ledakan Covid-19
Pengamat Nilai Penerapan New Normal Harus Dimulai dengan Merekayasa Sosial