Prediksi 2030 Sampah Lebih Banyak dari Ikan, Menteri Susi Ajak Setop Pakai Plastik
Susi cukup prihatin dengan 'prestasi' Indonesia sebagai negara nomor dua penyumbang sampah plastik setelah China. Harusnya temuan itu dihilangkan karena berdampak buruk bagi lingkungan.
Persoalan sampah plastik utamanya yang terbuang ke laut kian memprihatinkan. Menteri Kelautan dan Perikanan, Susi Pudjiastuti, memprediksi pada tahun 2030 mendatang, di laut Indonesia lebih banyak plastik daripada ikan.
"Oleh karena itu hilangkan penggunaan plastik sekali pakai, seperti kantong kresek maupun botol minuman air mineral. Tentu kita tak ingin menangkap plastik di laut," kata Susi saat berkunjung Kabupaten Anambas. Demikian dikutip dari Antara, Jumat (19/7).
Susi cukup prihatin dengan 'prestasi' Indonesia sebagai negara nomor dua penyumbang sampah plastik setelah China. Harusnya temuan itu dihilangkan karena berdampak buruk bagi lingkungan.
"Mulai hari ini, mohon, jangan jadi bangsa pembuang sampah (plastik) lagi."
Menurut dia, sebagai bangsa yang berbudaya, agamis, berpendidikan, perilaku ini harus dihilangkan.
"Indahnya laut, hijaunya hutan dan udara yang segar ini adalah nikmat Tuhan yang tidak boleh kita rusak," ucap Susi.
Susi juga berharap ada program yang lebih serius dilakukan pemerintah daerah dalam mengelola sampah. Sebab selain merusak lingkungan, sampah juga mengganggu dunia pariwisata.
"Pemda punya PR berat menjaga dan mengelola laut Kepri bebas dari sampah, terutama di pulau indah seperti Anambas. Kalau tidak, kita akan dikalahkan pulau-pulau negeri tetangga yang sebenarnya jauh lebih indah daerah kita," kata Susi.
Baca juga:
Aksi Unjuk Rasa Tolak Impor Sampah Plastik di Kedubes AS
Mengunjungi Pameran Seni Instalasi dari Sampah
TPST di Tangerang Selatan Ciptakan Mesin Pengolah Sampah Jadi Bahan Bakar
Bank Sampah Majelis Taklim Hadiahkan Nasabah Liburan ke Luar Negeri
Gubernur Bali Ajak Kepala Daerah Lain Bikin Pergub Anti Sampah Plastik
Kemenkeu: Cukai Hanya untuk Plastik Belanja, Bukan Kantong Daging Atau Gula
VIDEO : Berlayar Keliling Dunia Demi Laut yang Bersih