Pratikno Tegaskan Tak Ada Reshuffle Kabinet Isi Posisi Wamen
Pratikno menjelaskan, wakil menteri diamanahkan untuk kementerian dengan kebutuhan kerja yang tinggi. Dia mencontohkan, seperti Kementerian Kesehatan yang menjadi pusat dari pengendalian Covid-19.
Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg), Pratikno menegaskan, tidak perlu posisi wakil menteri untuk dirinya. Dia beralasan, kementeriannya saat ini sudah cukup terbantu dengan adanya kementerian dan lembaga lain untuk mendukung tugas-tugas di Istana.
"Kemensetneg tidak perlu wamen, karena kita ada Sekretaris Kabinet ada juga Kantor Staf Presiden," katanya dalam keterangan pers daring, dikutip dari Youtube Sekretariat Presiden, Sabtu (8/1).
Dia menjelaskan, wakil menteri diamanahkan untuk kementerian dengan kebutuhan kerja yang tinggi. Dia mencontohkan, seperti Kementerian Kesehatan yang menjadi pusat dari pengendalian Covid-19.
"Sekarang kan lihat yang load-nya berat sudah ada wamennya, seperti di kementerian kesehatan sudah ada kan wakil menterinya begitu," lanjut Pratikno.
Baca juga:
Ada 10 Kursi Wakil Menteri Kosong di Kabinet Jokowi
Teken Perpres, Jokowi Tambah Posisi Wamen Kemendagri
Sebagai informasi, Presiden Jokowi kembali menambah posisi wakil menteri untuk Kementerian Dalam Negeri. Posisi itu menambah daftar kementerian yang memiliki posisi serupa.
Kendati begitu, belum semua posisi itu terisi, seperti, Wakil Menteri Pendidikan, Wakil Menteri Ketenagakerjaan, Wakil Menteri Koperasi dan UKM, Wakil Menteri PAN-RB. Kemudian, Wakil Menteri Energi Sumber Daya Mineral, dan Wakil Menteri Sosial.
Pratikno menambahkan, posisi wakil menteri yang belum terisi bukan dikarenakan menunggu momentum reshuffle kabinet oleh Presiden Joko Widodo.
"Belum ada reshuffle," tutupnya.
Reporter: M Radityo/Liputan6.com
Baca juga:
Mensesneg sebut Presiden Jokowi Belum Rencanakan Pengisian Posisi Wamen yang Kosong
Wapres Tegaskan Posisi Wamen Disesuaikan Kebutuhan Pekerjaan Bukan Akomodir Parpol
DPR Fraksi PAN Soroti Posisi Wamendagri
Komisi II: Mendagri Butuh Wamen untuk Siapkan Penjabat Kepala Daerah
NasDem Duga 10 Kursi Wamen Diisi Bersamaan saat Reshuffle Kabinet
DPR Pertanyakan Alasan Jokowi Tambah Kursi Wakil Menteri