LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. PERISTIWA

Prabowo Tegaskan Bangsa Besar Berani Hadapi Masalah, Bukan Menghindarinya

Presiden Prabowo Subianto menekankan bahwa bangsa besar berani **hadapi masalah bangsa** dan tidak menghindarinya, melainkan mencari solusi efektif untuk setiap tantangan yang ada, demi kemajuan negara.

Minggu, 28 Jun 2026 19:00:44
pemerintahan
Presiden Prabowo Subianto menegaskan keberhasilan negara terletak pada keberanian mengakui kesulitan dan mencari solusi. Ini adalah kunci sukses yang ditekankan Prabowo untuk perbaikan tata kelola pemerintahan. (AntaraNews)
Advertisement

Presiden Prabowo Subianto menegaskan bahwa kesuksesan sebuah bangsa tidak diukur dari kemampuannya menghindari masalah. Ia menekankan pentingnya keberanian untuk menghadapi dan mengatasi setiap tantangan serta hambatan. Pernyataan ini disampaikan dalam acara penutupan Seminar Nasional di Jakarta pada Minggu.

Menurut Prabowo, setiap kesulitan harus dihadapi dengan keberanian, bukan dihindari atau disembunyikan. Pemerintah harus mengakui kekurangan dan mencari solusi efektif untuk perbaikan. Hal ini disampaikannya di Konvensi Ilmu Pengetahuan, Teknologi, dan Industri Indonesia.

Prabowo juga menggarisbawahi pentingnya menerima kritik dan masukan konstruktif untuk bekerja sama. Semua saran yang diterima pemerintah akan dipelajari dan ditindaklanjuti sebagai bagian dari upaya peningkatan tata kelola.

Keberanian Mengakui dan Mengatasi Tantangan Nasional

Presiden Prabowo Subianto menekankan bahwa bangsa besar harus memiliki keberanian untuk mengakui kesulitan yang dihadapi. Keberanian ini menjadi fondasi utama dalam mencari solusi yang efektif dan berkelanjutan. Sikap proaktif ini penting untuk kemajuan negara.

Advertisement

"Saya percaya bahwa kesulitan harus diatasi dan kita harus memiliki keberanian menghadapi kesulitan," ujar Prabowo. Ia menambahkan, "Keberanian mengakui kesulitan, dan bekerja keras menemukan solusinya." Pernyataan ini disampaikan di hadapan para rektor dan akademisi.

Prabowo menyatakan bahwa perspektif ini terbentuk dari berbagai masukan yang diterimanya selama ini. Organisasi, komunitas, dan negara yang sukses adalah mereka yang berani mengidentifikasi kekurangan. Kemudian, mereka mengambil langkah konkret untuk menyelesaikannya.

Advertisement

"Saya belajar ini dari banyak masukan yang saya terima. Organisasi, komunitas, dan negara yang sukses adalah mereka yang berani mengidentifikasi kesulitan dan kekurangannya, dan kemudian mengatasinya," tegasnya.

Peran Akademisi dan Kebebasan Berpendapat di Kampus

Dalam kesempatan yang sama, Prabowo juga menyoroti pentingnya menjaga kebebasan akademik di lingkungan universitas. Perbedaan pendapat adalah bagian alami dari pendidikan tinggi yang harus dihargai. Hal ini dapat berkontribusi pada ide dan inovasi yang bermanfaat bagi masyarakat.

Prabowo berharap universitas terus memajukan ilmu pengetahuan dan teknologi demi kebaikan bersama. Institusi pendidikan memiliki peran krusial dalam pembangunan sumber daya manusia. Mereka juga menjadi motor penggerak inovasi.

Presiden mengingatkan para pendidik bahwa institusi pendidikan, baik negeri maupun swasta, menerima berbagai bentuk dukungan dari pemerintah. Dukungan ini termasuk subsidi listrik dan bahan bakar. Ini menunjukkan bagaimana sebuah negara berfungsi dalam ekosistem pendidikan.

"Universitas harus terus memajukan ilmu pengetahuan dan teknologi demi kepentingan rakyat," kata Prabowo. Ia menambahkan, "Rakyat pada akhirnya mendukung semua institusi pendidikan. Sektor swasta juga memainkan peran penting, tetapi juga mendapat manfaat dari dukungan pemerintah, termasuk subsidi listrik dan bahan bakar. Begitulah cara kerja sebuah bangsa."

Advertisement

Sumber: AntaraNews

Berita Terbaru
  • Satgas Yonif 511 Pererat Komunikasi dengan Tokoh Adat, Pastikan Keamanan Popome Terjaga
  • Festival Fulan Fehan IV Perkuat Diplomasi Budaya Indonesia-Timor Leste, Mendagri Tito Karnavian Beri Apresiasi
  • Prajurit Satgas Yonif 511/DY Perkuat Kemanunggalan TNI Papua Lewat Karya Bakti di Kanggime
  • Metode Keramba Jaring Apung Dongkrak Produksi Ikan Keramba Kaltim hingga 99 Ribu Ton
  • Tim Gabungan Gagalkan Penyelundupan 325 Kg Sabu di Aceh, Dua Kurir Diringkus
  • inovasi teknologi
  • kebebasan akademik
  • konten ai
  • merdekaantara
  • merdeka belajar
  • pembangunan nasional.
  • pemerintahan
  • pendidikan tinggi
  • prabowo subianto
  • presiden indonesia
  • solusi masalah
  • tantangan bangsa
Artikel ini ditulis oleh
Editor Redaksi Merdeka
R
Reporter Redaksi Merdeka
Disclaimer

Artikel ini dihasilkan oleh AI berdasarkan data yang ada. Gunakan sebagai referensi awal dan selalu pastikan untuk memverifikasi informasi lebih lanjut sebelum mengambil keputusan.

Berita Terpopuler

Berita Terpopuler

Advertisement
Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.