Prabowo Ramaikan May Day 2026 dengan Maung Putih dan Aksi Joget Silat
Selain itu, kala meninggalkan lokasi acara, Prabowo juga membagikan topi dan melempar kemeja safarinya ke masyarakat dari atas mobilnya.
Presiden Presiden Prabowo kembali menghadiri peringatan Hari Buruh (May Day) di kawasan Monumen Nasional (Monas), Jakarta, untuk kedua kalinya secara berturut-turut.
Pada momentum tahun ini, kehadiran kepala negara menjadi sorotan karena sejumlah aksi yang ditunjukkannya, mulai dari tiba dengan kendaraan Maung putih, berjoget silat di atas panggung, hingga membuka baju safari sebelum turun meninggalkan lokasi acara.
Selain itu, kala meninggalkan lokasi acara, Prabowo juga membagikan topi dan melempar kemeja safarinya ke masyarakat dari atas mobilnya. Berikut rangkuman lengkap aksinya:
1. Prabowo Datang dengan Maung Putih
Maung putih menjadi ciri khas Presiden Prabowo sejak menjabat sebagai kepala negara Republik Indonesia. Bukan mobil mewah sekelas mercedez seperti presiden pendahulunnya, Prabowo memilih kendaraan lokal buatan PT Pindad yang di-design khusus dengan spesifikasi tingkat keamanan super tinggi, anti peluru.
Ketika peringatan Hari Buruh 1 Mei 2026, mobil itu pun muncul memasuki Monas, Jakarta tempat berkumpulnya massa buruh. Sesampainya di Pintu Patung Kuda, Prabowo pun langsung muncul melalui sunroof mobil maung dan menyapa dengan melambaikan tangannya, menengok ke kiri dan ke kanan.
2. Joget Gaya Silat
Sudah bukan hal baru bahwa Prabowo suka berjoget. Gaya khasnya sejak Pilpres 2024 adalah joget gaya silat. Hal ini kerap dilakukan jika suasana di sekitarnya riang dan semarak. Seperti saat aksi May Day, kepala negara datang saat band pengisi acara, Tipe X sedang membawakan tembang andalannya ‘kamu gak sendirian’.
Prabowo yang naik panggung utama dengan diiringi lagu tersebut spontan langsung menyapa massa buruh dengan aksi joget gaya silatnya. Hal itu dirasa natural sehingga siapa pun yang melihatnya ikut terhibur.
3.Membuka Kemeja Safari
Cuaca di lokasi yang panas dan terik mungkin membuat presiden tidak nyaman dan merasa gerah. Sehingga secara spontan, usai berpidato dan sebelum turun panggung, baju safari yang digunakan dilepasnya. Diawali dengan melepas pin Kepresidenan, Prabowo secara bertahap melepas kancing demi kancing.
Setelah semua kancing terlepas, dia pun melempar kemejanya ke arah massa buruh. Sontak mereka pun berebut ingin mendapatkan kemeja bekas presiden, mirip aksi seorang rock star yang memberikan bajunya ke para fans atau pemain bola yang melempar jersey ke arah penonton.
4.Membagikan topi dan kaos
Dengan mengenakan kaos dalam berwarna hitam, Prabowo melanjutkan aksi menyapa massa buruh dengan melempar-lempar topi yang dibawakan Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya dan Sekretaris Pribadi Presiden, Rizky Imansyah. Topi itu disebar ke seluruh penjuru. Tidak cukup sampai di situ, saat meninggalkan lokasi, dari atap mobilnya, Prabowo kembali nongol. Kali ini tidak sebatas menyapa, namun ada baju yang dibagi-bagikan dengan cara dilempar kepada massa buruh yang berdiri di dekat jalur keluar kendaraannya.
Sebagai informasi, dalam pidatonya di Hari Buruh, Prabowo juga memberikan sejumlah kado istimewa seperti payung hukum untuk transportasi online yang mewajibkan para pengemudi memiliki jaminan keselamatan kerja dari BPJS kesehatan hingga potongan maksimal aplikator yang dibatasi 8% dari sebelumnya mencapai 20%. Sehingga keuntungan tarif yang didapatkan pengemudi saat ini sebesar 92%.
Diketahui, Prabowo juga membentuk Satgas mitigasi Pemberhentian Hubungan Kerja (PHK) yang berfungsi untuk mencegah adanya sengketa antara pemilik modal dan pegawainya saat hendak mengambil kebijakan PHK. Diharapkan Satgas tersebut dapat memberi jaminan, agar para pekerja tidak kehilangan hak dan pekerjaannya dengan intervensi pemerintah melalui satgas tersebut.