Prabowo-Hatta akan memulai pemindahan ibukota negara
Prabowo-Hatta mengalokasikan dana APBN sekitar Rp 1.400 triliun untuk infrastruktur.
Pasangan Prabowo - Hatta Rajasa sudah menyampaikan visi misi dan program aksi saat mendaftar ke KPU, Selasa (20/5). Mereka memasukkan beberapa program percepatan pembangunan infrastruktur.
Salah satu program percepatan infrastruktur yang ditawarkan oleh Prabowo-Hatta adalah emulai proses perencanaan pemindahan ibukota negara. Soal ini dicantumkan dalam poin nomor empat dalam bab mempercepat pembangunan infrastruktur.
Poin lainnya adalah mempercepat pembangunan infrastruktur dasar untuk mendukung proses produksi dari kegiatan ekonomi utama pada 6 koridor ekonomi MP3EI. Dana APBN yang dialokasikan adalah sekitar Rp 1.400 triliun atau 10,32 dari total belanja negara 2015-2019.
Berikutnya membangun prasarana di seluruh wilayah Indonesia: jalan dan jembatan termasuk 3.000 km jalan raya nasional baru modern dan 4.000 km rel kereta api, pelabuhan laut (samudera dan nusantara) dan pelabuhan udara, listrik, dan telekomunikasi. Kereta api dijadikan prioritas pembangunan infrastruktur transportasi.
Poin lain adalah mempercepat pembangunan infrastruktur strategis irigasi dan pelabuhan perikanan di pesisir.
Baca juga:
Jokowi-JK akan buat polisi berwatak sipil tidak militeristik
Ini visi dan misi Prabowo-Hatta serta Jokowi-JK
Prabowo-Hatta janjikan tunjangan profesi guru Rp 4 juta/bulan
Jokowi-JK evaluasi UN, wajibkan aparatur anut techno-ideology
Jokowi-JK lelang jabatan penegak hukum, buka kasus HAM masa lalu