LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. PERISTIWA

PPKM Darurat, Pengguna KRL Solo-Yogyakarta Terus Menurun

Selama penerapan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat, jumlah pengguna KRL relasi Solo-Yogyakarta terus berkurang. KAI Commuter mencatat jumlah pengguna KRL hingga Kamis (15/7) sebanyak 22.881 orang atau 1.760 orang per hari.

2021-07-16 14:01:00
PPKM Darurat
Advertisement

Selama penerapan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat, jumlah pengguna KRL relasi Solo-Yogyakarta terus berkurang. KAI Commuter mencatat jumlah pengguna KRL hingga Kamis (15/7) sebanyak 22.881 orang atau 1.760 orang per hari.

Menurut VP Corporate Secretary KAI Commuter, Anne Purba, angka ini berkurang hingga 61 persen dibanding sebelum penerapan PPKM Darurat yang mencapai 59.011 orang atau rata-rata 4.539 orang per hari.

"Situasi seluruh stasiun memasuki hari ke-14 penerapan PPKM Darurat terpantau tertib dan lancar," ujar Anne, Jumat (16/7).

Advertisement

Menurut dia, para calon pengguna KRL sudah paham sebagaimana aturan yang berlaku sesuai SE No. 50 Tahun 2021. Mereka, lanjut dia, telah mempersiapkan dokumen-dokumen yang menjadi syarat perjalanan ketika akan diperiksa oleh petugas di stasiun.

Selain relasi Solo-Yogyakarta, penurunan penumpang KRL juga terjadi di wilayah Jabodetabek.

"Hingga pukul 08.00 WIB Jumat (16/7) pagi ini, kami mencatat jumlah pengguna KRL di seluruh stasiun wilayah Jabodetabek ada 45.868 orang. Angka ini tak jauh berbeda dengan kemarin di waktu yang sama yaitu 45.561 orang," terangnya.

Advertisement

Menurut Anne, sejak 15 Juli lalu KRL Jabodetabek melayani 2.351.025 orang atau rata-rata 180.848 orang per hari. Angka ini berkurang hingga 43 persen dibanding sebelum penerapan PPKM Darurat yang mencapai 4.146.318 orang atau rata-rata 318.948 orang per hari.

"Penerapan protokol kesehatan tetap dilakukan petugas di stasiun. Menjaga jarak, memakai masker ganda, mencuci tangan adalah hal yang terus dilakukan seluruh pengguna KRL. Petugas juga akan melakukan penyekatan baik di stasiun maupun di dalam KRL apabila sudah memenuhi kuota," tandasnya.

KAI Commuter, dikatakan Anne, mengajak para calon pengguna untuk mengikuti aturan yang berlaku. KRL dapat digunakan bagi masyarakat yang khusus bekerja di sektor esensial dan kritikal dengan membawa dokumen perjalanan yang sah.

"Bagi masyarakat yang bekerja di sektor non esensial dan non kritikal upayakan bekerja dari rumah. Dukung upaya pemerintah ini untuk menekan penyebaran Covid-19.," pungkas dia.

Baca juga:
Penumpang Dilarang Naik KRL Jika Tak Bawa Dokumen Lengkap Syarat Perjalanan
Masih Banyak Penumpang Non Esensial dan Kritikal Hendak Naik KRL di Masa PPKM Darurat
Pemeriksaan STRP Penumpang KRL di Stasiun Bekasi
Penerapan STRP, Jumlah Penumpang KRL Turun 30 Persen
Viral Antrean Pengguna KRL di Stasiun Bojong Buntut STRP, KAI Sebut Tak Ada Kepadatan
Ada Kewajiban Bawa STRP, Pengguna KRL Turun 45 Persen

(mdk/bal)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.