LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. PERISTIWA

PPATK tunggu umpan bola dari Polri buat usut aliran dana Saracen

Meski demikian, Kiagus mengaku siap mendukung langkah Kepolisian mengusut aliran dana hingga pemesan di grup Saracen.

2017-08-29 15:01:19
Grup Saracen
Advertisement

Kepala Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) Kiagus Ahmad Badaruddin mengatakan pihaknya masih belum bisa mengusut aliran dana grup penebar kebencian Saracen. Sebab, hingga kini belum ada permintaan resmi dari Mabes Polri.

"Soal Saracen itu kami masih menunggu permintaan dari Polri, kemudian kita lagi mengumpulkan data-datanya," ujar Kiagus di Gedung PPATK, Jl Ir H Juanda, Jakarta Pusat, Selasa (29/8).

Meski demikian, Kiagus mengaku siap mendukung langkah Kepolisian mengusut aliran dana hingga pemesan di grup Saracen.

"Jadi secara formal belum. Tapi tetal kita siap-siap untuk mendukung. Pokoknya kami selalu mendukung upaya penegakan hukum," terang Kiagus.

"Gini, tergantung sama case, ada yang mudah kami bisa telusuri, tapi ada juga yang perlu data2 dr mabes. Misal yang orang itu public figure kami tau tangal lahirnya keluarganya, tapi kalau enggak terkenal kami perlu data," kata Kiagus.

Kiagus sampaikan, jika kemungkinan Polri tengah fokus pada cash buildingnya.

"Mereka lagi fokus mungkin di cash buildingnya," kata Kiagus.

Sebelumnya, polisi telah menangkap tiga tersangka pengelola Saracen. Tiga tersangka yakni MFT, SRN dan JAS. Kelompok Saracen diduga kerap menawarkan jasa untuk menyebarkan ujaran kebencian bernuansa SARA di media sosial.

Baca juga:
Polda Metro buka posko pengaduan untuk korban saracen
Imbas Saracen, PKS dorong pemerintah percepat pembentukan BSSN
MUI minta polisi usut penyandang dana kelompok Saracen
Eggy Sudjana polisikan Sunny Tanuwidjaja & Dedy Mawardi soal Saracen
DPR akan panggil Kapolri minta penjelasan kasus Saracen

(mdk/rhm)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.