Pondok Pesantren di Rokan Hulu Terbakar, Satu Santri Terluka
Selain korban luka, pihak Ponpes Khalid Bin Walid memperkirakan mengalami kerugian hingga Rp350 juta.
Kebakaran terjadi di asrama putra Pondok Pesantren (Ponpes) Khalid Bin Walid, di Desa Pematang Berangan, Kecamatan Rambah, Kabupaten Rokan Hulu (Rohul), Riau, Selasa (1/2) sore. Satu korban dilarikan ke rumah sakit terdekat karena mengalami luka bakar.
"Kebakaran Ponpes Khalid bin Walid itu mengakibatkan 1 santri penghuni asrama bernama Arfin Lubis (17 tahun) mengalami luka. Korban sudah dilarikan ke rumah sakit untuk mendapat perawatan," ujar Kapolres Rohul, AKBP Eko Wimpiyanto.
Selain korban luka, pihak Ponpes Khalid Bin Walid memperkirakan mengalami kerugian hingga Rp350 juta. Berdasarkan keterangan dari saksi Muklas, sumber api berasal dari arus pendek di plafon lantai II Gedung Buya Arab, Asrama Putra yang terbuat dari bahan triplek.
"Awalnya seorang pengasuh putra di ponpes itu, bernama Muklas, melihat ada api dari lantai II," ucap Wimpi.
Tidak lama setelah melihat percikan, kemudian api membesar dan membakar bangunan asrama pria Khalid Bin Walid. Si jago merah dengan cepat melahap bangunan yang terbuat dari bahan triplek. Sejumlah mobil pemadam kebakaran langsung ke lokasi untuk berusaha memadamkan api.
Baca juga:
Cemburu ke Istri, Suami Bakar Sofa di Kantor Bappeda Riau
Api Hanguskan 100 Rumah di Duri Kepa Jakbar, Diduga Karena Overload Listrik
Sembilan Kios Dagangan di Pasar Rebo Terbakar
Disdik Ganti Uang Honor Eks Guru Fisika yang Nekat Bakar Sekolah di Garut
Kebakaran Rumah Warga di Kebon Baru Tebet, Tiga Penghuni Tewas
Kebakaran Rumah di Tebet Diduga Akibat Korsleting Listrik, 3 Orang Meninggal
Permukiman Padat Penduduk di Tambora Kebakaran