LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. PERISTIWA

Polri sebut SA ikut jaringan Maman Abdurrahman

Polri sebut SA ikut jaringan Maman Abdurrahman. SA ternyata pernah berkunjung ke Nusakambangan untuk membesuk Maman Abdurrahman. Bukan hanya itu, sejak Juni 2015 SA juga mulai aktif mengikuti jejak Fauzan Al Anzhori yang merupakan pimpinan salah satu pondok pesantren di Ciamis.

2016-10-21 12:36:38
Jakarta
Advertisement

Mabes Polri mendapat banyak informasi dari hasil penyidikan terhadap Sultan Aziansyah (22) penyerang tiga polisi di dekat Pospol Cikokol, Tangerang. Sejumlah informasi itu menjadi bahan Polri untuk melakukan pemetaan jaringan terorisme di Indonesia.

"Penyidikan terhadap tersangka SA cukup banyak hal yang bisa digali yang diperoleh dari proses, termasuk mapping jaringan terorisme," kata Kadiv Humas Polri Irjen Boy Rafli Amar di Gedung Humas Polri, Jakarta, Jumat (21/10).

Boy menambahkan, dari hasil penyidikan SA ternyata pernah berkunjung ke Nusakambangan untuk membesuk Maman Abdurrahman. Bukan hanya itu, sejak Juni 2015 SA juga mulai aktif mengikuti jejak Fauzan Al Anzhori yang merupakan pimpinan salah satu pondok pesantren di Ciamis.

"SA ini pada periode Juni 2015 pernah berkunjung ke Nusakambangan terdeteksi dari tim surveillance kita. Dia aktif bersama saudara Fauzan Al Anshori yang merupakan pimpinan pondok di Ciamis. Dia pernah terdeteksi hadir untuk membesuk Maman Abdurrahman dan datang ke Nusakambangan," ujarnya.‎

Dikatakan Boy, orangtua dan kakak SA pun pernah mendatangi pondok untuk membawa pulang SA. Namun, SA kembali melarikan diri dan kembali ke pondok tersebut.

"Orangtua dan kakaknya datang ke pondok di Ciamis pada bulan Oktober 2015, rentang Juni dan Oktober di situ proses interaksi SA dengan kelompok ini," ucap dia.

"Dia bergabung dengan jaringan Maman Abdurrahman yang merupakan kelompok JAD. Rentang waktu empat bulan cukup panjang, ditemukan kakaknya di Cisaga, dijemput, sempat melarikan diri. SA sudah terekrut dalam aktivitas itu," pungkas Boy.

Baca juga:
Penyerang 3 polisi di Tangerang dikubur dini hari tadi di TPU Sodong
Penyerang pospol di Tangerang belajar dari internet dan curi peluru
Pascapospol di Tangerang diserang, Polda Jabar minta anggota waspada
Penyerang Pospol di Tangerang pesan golok ke Abah Jamin
Rencana Sultan gelar 'pesta' untuk warga Sepatan
Penyerang Pospol di Tangerang latihan silat tiap malam habis Magrib
Fakta-fakta mengejutkan pelaku penyerangan pospol di Tangerang

(mdk/lia)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.