Penyerang Pospol di Tangerang latihan silat tiap malam habis Magrib
Merdeka.com - Sultan Azianzah (22), pelaku penyerangan secara babi buta di Pospol Yupentek, Cikokol, Tangerang, sering latihan silat. Bahkan, hampir tiap malam dirinya melakukan hal tersebut.
"Kebiasannya hampir tiap malam latihan silat di depan rumahnya. Sama latihan double stik juga," ujar teman sepermainannya, Nurdiansyah saat ditemui di Desa Lebak Wangi, Kecamatan Sepatan, Kabupaten Tangerang, Banten, Kamis (20/10).
"Latihan sendiri, biasanya malam habis magrib. Hampir tiap hari," sambungnya.
Namun, kata Nurdiansyah, dirinya tidak tahu sejak kapan pelaku mulai melakukan hal tersebut.
"Udah lama pokoknya dia latihan silat itu. Kapan pastinya dia mulai latihan saya enggak tahu," jelasnya.
Dia melanjutkan, sebelum kejadian tersebut yang melukai Kapolsek Tangerang Kota Kompol Effendi, Kanit Dalmas Resto Tangerang Kota Iptu Bambang Haryadi, dan Anggota Satlantas Polsek Benteng Bripka Sukardi, tak melihat pelaku latihan silat.
"Sehari sebelum kejadian itu dia enggak kelihatan latihan, pada hal tiap malam dia selalu latihan," ujarnya.
Pantauan merdeka.com, tepat di depan rumah pelaku terlihat dua buah tiang berdiri kokoh yang bawahnya dicor. Nurdiansyah menyebutkan tempat tersebut untuk pelaku latihan.
"Itu besi buat dia latihan," pungkasnya. (mdk/sho)
Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya