Polri ragukan pengakuan bos First Travel soal intimidasi penyidik
Sebab, setiap ruangan pemeriksaan di Bareskrim diklaim telah dilengkapi kamera pengawas atau CCTV.
Mabes Polri membantah pengakuan bos First Travel Andika Surachman diintimidasi penyidik Bareskrim Polri. Sebab, setiap ruangan pemeriksaan di Bareskrim diklaim telah dilengkapi kamera pengawas atau CCTV.
Meski begitu, Kepala Divisi Humas Polri Irjen Setyo Wasisto mengatakan, pihaknya akan mengkonfirmasi pengakuan Andika ke Bareskrim.
"Ya nanti bisa dicek di Bareskrim lah, kan sekarang udah canggih ada CCTV segala macam, bisa dicek," ujar Setyo di bilangan Mampang Prapatan, Jakarta Selatan, Selasa (24/4).
Menurut dia, penyidik kepolisian tidak mungkin bisa mengintimidasi seseorang dalam pemeriksaan. Sebab, setiap ruangan pemeriksaan telah dilengkapi CCTV.
Polisi yang menangani suatu perkara juga dipantau oleh Pengawas Penyidik (Wassidik) Polri. "Saya enggak yakin ada kekerasan, intimidasi, segala macam. Karena di ruang pemeriksaan itu ada CCTV, nanti bisa dibuktikan," ucap Setyo.
Andika sempat membantah beberapa isi berita acara pemeriksaan (BAP) terkait kasus First Travel pada persidangan di PN Depok, Jawa Barat, Senin (23/4). Dia mengaku diintimidasi polisi dalam proses penyidikan kasus dugaan penipuan umrah.
Reporter: Nafisyul Qodar
Sumber: Liputan6.com
Baca juga:
Barang-barang mewah bos First Travel dihadirkan dalam sidang lanjutan
Aset restoran milik bos First Travel di London disita Kejaksaan
Saksi meringankan ini malah ungkap borok First Travel
Anniesa Hasibuan cs bawa saksi meringankan jemaah langganan First Travel
Terdakwa kasus penipuan First Travel diduga melakukan pencucian uang
Sidang lanjutan penipuan First Travel, Jaksa bawa saksi dari PPATK