Polri pertimbangkan tambah keamanan Novel pasca-insiden penyiraman
Polri pertimbangkan tambah keamanan Novel pasca-insiden penyiraman. Jumlah personel polisi untuk mengawal penyidik KPK bakal ditambah menyusul insiden penyiraman air keras terhadap Novel Baswedan. Penambahan personel kepolisian itu nantinya akan disesuaikan kebutuhan penyidik KPK tersebut.
Jumlah personel polisi untuk mengawal penyidik KPK bakal ditambah menyusul insiden penyiraman air keras terhadap Novel Baswedan. Penambahan personel kepolisian itu nantinya akan disesuaikan kebutuhan penyidik KPK tersebut.
"Tergantung kebutuhan, kalau backup dari kepolisian dalam pelaksana upaya paksa, dalam hal pengawalan sudah jalan," kata Kadiv Humas Polri Irjen Boy Rafli Amar di Markas Besar Polri, Jakarta Selatan, Selasa (11/4).
Boy mengatakan, penambahan jumlah pengawal akan dikoordinasikan dengan pihak KPK. Namun, mantan Kapolda Banten ini menekankan pihak kepolisian siap memberikan pengawalan terhadap penyidik KPK.
"Kalau lain-lain tergantung kebutuhan perlu dilakukan penambahan atau tidak. Ini sepenuhnya berdasarkan penilaian KPK yang dikoordinasikan kepada kita," ujar Boy.
Menurut Boy, pengusutan kasus penyiraman air keras yang dialami Novel Baswedan masih didalami pihak kepolisian. Namun, lantaran masih menjalani perawatan di rumah sakit Novel Baswedan belum bisa dimintai keterangan.
"Masih perawatan intensif," pungkasnya.
Baca juga:
'Curhat' ke Kapolri, Novel merasa diikuti sebelum disiram air keras
MAKI menduga kuat Novel disiram air keras karena usut kasus e-KTP
Kasus Novel, 2 eks pimpinan KPK minta Jokowi bentuk tim buru pelaku
Kapolri bentuk tim khusus buru pelaku penyiram air keras ke Novel
Novel Baswedan tak sempat lihat wajah pelaku penyiram air keras
Pukat UGM minta negara jamin keselamatan pegiat antikorupsi
Disiram air keras, Novel justru makin semangat perangi korupsi