LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. PERISTIWA

Polri dukung Susno Duadji nyagub di Pilgub Sumsel

Menurut Boy, meski pernah ditahan kasus korupsi, Susno punya hak di dunia politik.

2016-05-25 21:31:20
Susno Duadji
Advertisement

Kepolisian Republik Indonesia mendukung niat bekas Kabareskrim Polri Susno Duadji maju di Pemilihan Gubernur (Pilgub) Sumatera Selatan (Sumsel). Meski pernah terlibat dan ditahan karena kasus korupsi, Susno dianggap masih punya hak dalam dunia politik.

"Walaupun dia pernah (ditahan) tapi sudah selesai dan tentu beliau punya hak untuk ikut proses demokrasi di negara kita, ya kita doakan," ujarnya Boy di Gedung Divisi Humas Polri, Jakarta, Rabu (25/5).

Kendati begitu, Boy mempersilakan masyarakat untuk menilai langsung keputusan mantan terpidana kasus dugaan korupsi tersebut. "Karena mekanisme ini sudah terbuka sekali masyarakat bisa menilai sendiri. Siapapun punya niat baik kita doakan agar mereka bisa berhasil," timpal dia.

Sebelumnya, sosok mantan Kabareskrim Polri Susno Duadji kembali muncul di tengah publik. Setelah lama kasusnya berlalu, Susno memilih pulang ke tanah kelahirannya di Pagaralam, Sumatera Selatan.

Mengisi waktu luangnya, Susno memilih bertani dengan menggarap lahan milik kedua orangtuanya, seperti kebun, sawah, pekarangan dan kolam ikan. Aktivitas itu diunggahnya di laman sosial media facebook. Dia juga mengunggah aktivitasnya berbelanja ke pasar tradisional dan menemui pedagang.

Di salah satu foto justru tampak Susno yang mengenakan pakaian berwarna merah, bersanding dengan Wakil Sekjen PDIP Ahmad Basarah di sebuah acara PDIP. Saat berkunjung ke Jakarta pada April lalu, Susno mengaku banyak masyarakat yang datang dan memintanya untuk maju sebagai calon Gubernur Sumsel. Saat itu dia mengaku siap maju sebagai cagub Sumsel dalam Pilkada 2017 apabila masyarakat mendukungnya.

Apakah fotonya bersama petinggi PDIP sinyal Susno akan maju dengan kendaraan partai berlambang banteng moncong putih, Sekjen PDIP Hasto Kristianto tidak menjawab spesifik. Partainya hanya membuka diri pada siapapun yang mau bergabung dalam upaya membangun bangsa.

"Selama mereka yang mau bergabung itu memiliki tujuan sama yaitu membangun bangsa ya boleh saja bergabung," ujar Hasto saat ditemui usai penganugerahan gelar doktor HC kepada Ketum PDIP Megawati di Universitas Padjadjaran, Bandung, Rabu (25/5).

Disinggung soal dukungan PDIP untuk Susno, lagi-lagi Hasto tidak menjawab dengan tegas. "Tidak mengerucut kepada siapa saja, yang mau melakukan pendekatan ke PDIP boleh saja," katanya.

Untuk diketahui, nama mantan perwira tinggi kepolisian itu dikenal akibat ucapan cicak versus buaya saat berseteru dengan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Tak hanya itu, Susno juga menjadi pesakitan akibat dituduh menggelapkan dana pengamanan Pemilihan Gubernur Jawa Barat 2008 dan kasus korupsi PT Salmah Arowana Lestari lalu.

Gara-gara kasus itu, dia dijebloskan ke penjara selama 3,5 tahun. Ia sempat dijemput paksa oleh Kejaksaan Agung dan dimasukkan ke Lembaga Permasyarakatan Cibinong pada Mei 2013 lalu.

Baca juga:
Tampil merakyat di medsos, Susno maju Pilgub Sumsel dari PDIP?
Ini komentar Mabes Polri soal Susno Duadji yang jadi petani
Cerita Susno Duadji bubarkan Organisasi Gajah Oling
Bersandal jepit, ini penampakan Susno saat belanja petai dan ikan
Perjalanan karier Susno Duadji, dari jenderal sampai jadi petani
Kontroversi Susno Duadji semasa di Polri

Advertisement
(mdk/ren)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.