LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. PERISTIWA

Polresta Solo akan mediasi kubu Taksi Mahkota dengan GO-JEK

Ratusan sopir taksi di Solo demo menolak keberadaan GO-JEK. Satpol PP menilai hingga saat ini transportasi umum berbasis online tersebut belum mengantongi izin dari Pemkot.

2017-03-15 12:16:43
Tolak transportasi online
Advertisement

Ratusan sopir taksi Mahkota dan pengemudi GO-JEK di Solo sempat terlibat bentrok, terjadi Rabu (15/3) pagi. Bentrokan kecil sempat terjadi di depan Stasiun Purwosari dan di depan Balai Kota Solo. Pemicu bentrokan hingga saat ini belum diketahui pasti, namun sejumlah sumber mengatakan pemicunya adalah pemukulan yang dilakukan kedua pihak.

Wakapolresta Solo AKBP Andy Rifai di sela memantau situasi di Balai Kota mengatakan, pihaknya akan memanggil kedua belah pihak untuk dimintai keterangan. Mediasi akan dilakukan agar gesekan yang lebih besar tidak terjadi.

"Kita akan panggil kedua kubu, baik dari GO-JEK maupun dari armada taksi. Kita akan pertemukan mereka. Kita harap semuanya cepat selesai dan tidak ada bentrokan lagi," ujar Andy.

Andy menambahkan, para petinggi ojek online dan taksi bisa saling menyepakati untuk keputusan yang lebih baik. Ia juga berharap para koordinator bisa menyampaikan kesepakatan yang dicapai hingga ke arus bawah.

Sementara itu Pemerintah Kota Solo berjanji segera menindak ojek online yang nekat mangkal di Solo. Saat menerima para pendemo, Kepala Satpol PP Sutarjo yang menerima para pendemo berjanji akan menyampaikan tuntutan para pendemo ke wali kota.

"Kami akan turun ke lapangan, untuk mengecek pelanggaran yang dilakukan GO-JEK. Pemkot Solo belum pernah memberikan izin kepada mereka," pungkas Sutarjo.

Kapolres R Hari Wibowo minta agar kedua belah pihak saling menahan diri. Pihaknya berjanji untuk mengamankan kota Solo dari ancaman keamanan akibat gesekan yang terjadi.

"Saya harap diademkan semua, jangan anarkis, nanti merugikan diri kita sendiri. Mari duduk bersama dan cari solusi. Keamanan bersama mari bantu kami ciptakan suasana aman dan nyaman. Kami antisipasi keamanan,jangan ada tindakan fisik dan anarki," tegasnya.

Baca juga:
Ratusan sopir taksi dan pengemudi GO-JEK di Solo bentrok
Bentrok ojek online dan angkot di Tangsel, 14 orang jadi tersangka
Parkir di trotoar, ojek online di Depok ditertibkan
Berdamai, ojek online dan sopir angkot di Tangerang konvoi bareng
Berdamai, pengemudi angkot & ojek online di Tangerang mangkal bareng
Sopir angkot di Bandung minta maaf soal insiden perusakan Avanza

(mdk/cob)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.