LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. PERISTIWA

Polres Tanjung Perak gagalkan pengiriman 5 kg narkoba di atas kapal

Tiga dari lima kurir berhasil dibekuk. Dua lainnya masih buron.

2015-03-10 15:32:09
Kasus Narkoba
Advertisement

Polres Pelabuhan Tanjung Perak, Surabaya, Jawa Timur, menggagalkan penyelundupan narkoba di atas kapal. Tiga tersangka diduga jaringan internasional berhasil diamankan, beserta barang bukti senilai Rp 6 miliar. Sedangkan dua tersangka lainnya berhasil kabur.

Tiga tersangka yang berhasil diringkus adalah warga Kalimantan Timur, yaitu Rudjian (35), asal Samarinda, Idris juga asal Samarinda serta Zulkarnain (40), warga Balikpapan.

Kapolda Jawa Timur, Irjen Pol Anas Yusuf yang menggelar rilis di Mapolres Pelabuhan Tanjung Perak mengatakan, saat ini pihaknya memburu dua tersangka yang berhasil kabur saat penggerebekan di atas Kapal Kumala, yang transit di Pelabuhan Tanjung Perak.

"Barang bukti yang kita sita total ada 5 kilogram narkoba. Rinciannya 2,1 kilogram sabu-sabu dan 9 ribu butir ekstasi dengan berat total 2,9 kilogram, jadi total ada 5 kilograman. Kalau nilai totalnya, semua narkoba ini senilai sekitar Rp 6 miliaran," kata Anas didampingi Kabid Humas Polda Jawa Timur, Kombes Pol Awi Setiyono dan Kapolres AKBP Arnapi, Surabaya, Selasa (10/3).

Anas menduga, barang-barang haram yang dibawa oleh tersangka ini berasal dari luar negeri. "Dugaan kita, mereka yang berhasil kita tangkap ini adalah orang-orang dengan jaringan internasional. Sebab, pengiriman barang-barang ini cukup jauh," ungkapnya.

Semula, para tersangka membawa dua jenis narkoba ini dari Langsa, Aceh. Kemudian melakukan perjalanan darat menuju Jakarta menggunakan bus. Setelah di Jakarta, mereka kembali melakukan perjalanan menggunakan kapal menuju Balikpapan, Kalimantan Timur.

Sayangnya, saat kapal yang mereka tumpangi transit di Pelabuhan Tanjung Perak, Surabaya, aksi para pelaku terendus oleh Kepolisian. Tiga pelaku berhasil ditangkap, dua tersangka lainnya berhasil kabur dan masih dilakukan pengejaran.

"Jadi, saat mereka tiba di Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya dengan Kapal Kumala itu, berhasil digagalkan oleh petugas yang menerima informasi pengiriman barang-barang tersebut," terang jenderal polisi bintang dua ini.

Sebenarnya, masih kata Anas, penangkapan para pelaku ini tidak serta merta. Sebelum terjadi penangkapan, pada tanggal 2 Maret lalu, para tersangka sempat kabur dan meninggalkan barang haram miliknya itu di atas kapal, karena ketakutan melihat polisi dengan jumlah banyak.

Seminggu setelah kejadian, para tersangka kembali ke kapal dan mencari barang haram miliknya. Namun, saat mencari lokasi penyimpanan dua jenis narkoba itu, mereka dibekuk anggota Polres Pelabuhan Tanjung Perak.

"Jadi petugas memang sudah mengetahui barang-barang milik tersangka ini, dan sengaja menunggu si pemiliknya di kapal," tandas Anas.

Baca juga:
2 Kurir narkoba dari Aceh diupah Rp 100 juta dan bebas pakai sabu
Iseng budidaya ganja di pot bunga, Sule ditangkap polisi
Terpidana mati Palembang sesumbar arwahnya bakal gentayangan
HRWG: Pemerintah gagal, yang dieksekusi mati hanya kurir narkoba
94.072 Gram sabu dibakar di mesin insinerator Bandara Soetta

(mdk/cob)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.