Polres Jakarta Pusat tangkap 56 preman
Dari 56 orang itu, ditetapkan 24 orang sebagai tersangka, 32 lainnya diproses ke bina sosial. Selain preman, calo di Stasiun Senen juga ditangkap. Polisi juga dapatkan senjata tajam dan kunci letter T.
Polres Jakarta Pusat melakukan razia terhadap para preman, Kamis (7/12). Ini sesuai instruksi Kapolri Jenderal Tito Karnavian. Dari beberapa lokasi razia, diamankan 56 orang preman.
"Ini bertujuan untuk menciptakan kondisi ibukota aman dari kejahatan jalanan. Polres Metro Jakarta Pusat melakukan operasi preman di Stasiun Senen, Gambir, dan terminal bus Senen, pasar Tanah Abang. Alhasil amankan 56 orang preman dari operasi tadi malam," ujar Kapolres Metro Jakarta Pusat Kombes Roma Hutajulu, Jumat (8/12).
Dari 56 orang itu, ditetapkan 24 orang sebagai tersangka. "Selain 56 orang, kita juga dapatkan senjata tajam dan kunci letter T. 24 orang jadi tersangka, 32 orang lainnya kita proses ke bina sosial. Kita juga amankan calo tiket di Stasiun Senen," ujarnya.
Roma menambahkan, operasi ini akan terus dilakukan hingga tahun baru nanti. Diharapkan, dari operasi ini masyarakat dapat melakukan tahun baru dengan aman.
"Untuk 24 orang ini kita kenakan Pasal 363 dan 362 tentang pencurian dengan pemberatan. Kita terus lakukan operasi ini menciptakan rasa aman di masyarakat yang bepergian di Jakarta Pusat," ucapnya.
Baca juga:
Operasi preman di Surabaya, polisi tangkap 153 orang tanpa identitas
Disebut kerja sama dengan preman, Satpol PP DKI merasa difitnah Ombudsman
Haji Lulung tegaskan tak ada preman Tanah Abang, yang ada anak lingkungan
Azis dipalak preman saat istirahat di musala
Nekat, sambil tenteng sajam tiga orang bertopeng adang rombongan Brimob