Polisi Usut Kasus Pimpinan Ponpes di Bandung Cabuli Santri Sejak 2015
Kusworo memastikan pihaknya pun proaktif untuk mendatangi para korban demi mencari titik terang atas kasus pencabulan tersebut.
Seorang pimpinan pondok pesantren (Ponpes) di Bandung diduga melakukan pencabulan terhadap dua santrinya. Aksi tidak terpuji itu diduga terjadi sejak tahun 2015.
Demikian dikatakan Kapolresta Bandung Kombes Kusworo Wibowo.
"Yang ada di kami itu ada dua korban, dengan nama-nama yang lain itu status sebagai saksi, namun bukan saksi yang melihat kejadian, tapi saksi yang mendengar cerita dari korban," kata Kusworo di Kabupaten Bandung, Jawa Barat, Selasa (16/8).
Adapun kasus pencabulan itu diketahui terjadi di sebuah pondok pesantren yang berada di Desa Gandasari, Kabupaten Bandung, Jawa Barat. Dari penuturan kuasa hukum, tercatat ada belasan korban akibat pencabulan tersebut.
Kusworo memastikan pihaknya pun proaktif untuk mendatangi para korban demi mencari titik terang atas kasus pencabulan tersebut.
"Kami menindaklanjuti, dan mendalami kasus ini menjadi atensi, supaya bisa kami usut tuntas," kata dia.
Menurutnya, kini pimpinan pondok pesantren yang merupakan terduga pelaku kini sudah tak lagi tinggal di pondok pesantren tersebut. Keberadaan pimpinan ponpes itu pun menurutnya berpindah-pindah.
"Namun ketika dua alat bukti ini cukup, maka kami akan tetapkan tersangka, dan melakukan pemanggilan kepada yang bersangkutan," kata dia. Seperti dikutip Antara.
Baca juga:
Bantah Lakukan Pencabulan, Mas Bechi Tantang Pelapor untuk Sumpah Mubahalah
Ancam Potong Leher, Ayah Perkosa Putri Kandungnya Usai Pesta Miras
Istri Mas Bechi Blak-Blakan: Banyak Pelakor Ingin Rebut Suami Saya!
Kasasi JPU Ditolak, Dekan Fisip Unri Tetap Divonis Bebas dalam Perkara Asusila
Ditinggal Istri, Pemuda Ini Nekat Cabuli Anak Tetangganya
Bocah Delapan Tahun di Tanjung Balai Diperkosa saat Beli Jajan