Polisi Tunggu Hasil Autopsi Penyebab Kasus Kematian Terapis di Jaksel
Kanit PPA Polres Metro Jakarta Selatan AKP Citra Ayu mengatakan, proses autopsi dilakukan di RS Polri Kramat Jati.
Polres Metro Jakarta Selatan masih menunggu hasil autopsi terhadap jasad RTA, seorang terapis yang ditemukan meninggal dunia di lahan kosong belakang gedung TIKI, Jalan H. Tutty Alawiyah, Pejaten Barat, Pasar Minggu, Jakarta Selatan. Korban ditemukan tak bernyawa pada Kamis (2/10).
Kanit PPA Polres Metro Jakarta Selatan AKP Citra Ayu mengatakan, proses autopsi dilakukan di RS Polri Kramat Jati.
Namun, hasil lengkapnya belum bisa dipublikasikan karena masih menunggu pemeriksaan lanjutan dari Pusat Laboratorium Forensik (Puslabfor) Polri.
“Untuk hasil autopsi sendiri kita masih menunggu rilis dari RS Polri. Memang dari SOP RS Polri, hasil baru keluar setelah pemeriksaan sampel organ yang kita kirimkan ke Puslabfor Polri,” ujar Citra Ayu saat dikonfirmasi, Jumat (17/10).
Ia menjelaskan, hasil tersebut akan menjadi dasar untuk menyimpulkan penyebab pasti kematian korban.
“Apabila hasil dari Puslabfor sudah keluar dan diserahkan ke RS Polri, baru nanti akan ada kesimpulan akhir yang bisa kita sampaikan,” jelasnya.
Namun, pihak kepolisian belum dapat memastikan kapan hasil autopsi itu selesai.
“Kalau kapannya belum bisa dipastikan, karena kami juga menunggu hasil pemeriksaan dari Puslabfor,” pungkasnya.
Diduga Jatuh dari Lantai Lima Ruko
Sementara itu, Wakil Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Selatan AKP Igo Fazar Akbar menuturkan, hasil penyelidikan awal mengarah pada dugaan bahwa korban jatuh dari lantai lima salah satu ruko di kawasan tersebut.
“Dugaan sementara seperti itu. Tapi kami masih memeriksa para saksi yang ada di TKP, baik saksi-saksi yang menemukan korban pertama kali maupun saksi di sekitar lokasi,” ujar Igo, Jumat (3/10).
Ia menambahkan, sebanyak tujuh saksi telah diperiksa, termasuk petugas sekuriti yang pertama kali menemukan korban dan sejumlah warga sekitar.
“Yang kami dapati, yang bersangkutan bukan warga sekitar. Ada kakaknya yang sudah datang untuk membuat laporan polisi,” kata Igo.
Polisi Dalami Dugaan Lain
Meski ada indikasi korban jatuh, polisi belum menutup kemungkinan adanya faktor lain yang menyebabkan kematian.
Penyelidikan lebih lanjut menunggu hasil autopsi lengkap dari RS Polri dan analisis forensik dari Puslabfor.
Pihak keluarga korban juga telah mendatangi Polres Metro Jakarta Selatan untuk memberikan keterangan tambahan dan membantu proses identifikasi.