LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. PERISTIWA

Polisi tetapkan 7 tersangka dalam kerusuhan suporter di Solo

Menurut Guntur, dari tujuh tersangka tersebut, belum ada satupun yang teridentifikasi sebagai pelaku penusukkan.

2014-11-02 12:44:10
Bentrokan
Advertisement

Polresta Solo menetapkan 7 orang menjadi tersangka kerusuhan suporter, usai pertandingan sepak bola 8 Besar Divisi Utama Liga Indonesia antara Persis Solo melawan Martapura FC di Stadion Manahan, Rabu (22/10) lalu.

Ke tujuh tersangka tersebut masing-masing BA (18) dan B (22) warga Banjarsari, ZA warga Serengan, Ant, F, N dan Am. 4 nama terakhir telah ditetapkan beberapa hari sebelumnya, sedangkan 3 nama lainnya ditetapkan setelah dilakukan pengembangan.

"Kami memang sebelumnya telah menetapkan 4 tersangka dalam kerusuhan di Stadion Manahan, yakni Ant, F, N dan Am. Setelah melalui penyelidikan dan pemeriksaan ada 3 tersangka lagi yang kita tetapkan," ujar Kasat Reskrim Polresta Solo, Kompol Guntur Saputro kepada wartawan, Minggu (2/11).

Menurut Guntur, dari ke tujuh tersangka tersebut, belum ada satupun yang teridentifikasi sebagai pelaku penusukan korban yang meninggal dunia. Namun dia berjanji akan mengusut tuntas kasus mengakibatkan jatuhnya korban jiwa Joko Riyanto, warga Ngaliyan RT 07 RW 02 Pelem, Simo, Boyolali yang juga anggota Pasoepati Distrik Simo tersebut.

"Kami akan menjerat para tersangka ini dengan pasal 170 Kitab Undang-undang Hukum Pidana (KUHP) tentang tindak pidana perusakan fasilitas umum benda dan barang," katanya.

Sebelumnya, pertandingan sepak bola lanjutan 8 Besar Divisi Utama Liga Indonesia antara Persis Solo melawan Martapura FC di Stadion Manahan, Rabu (22/10) lalu berakhir rusuh. Hasil imbang 1-1 hingga injury time, membuat ratusan suporter Pasoepati mengamuk hingga ke tengah lapangan dan luar stadion. Kepemimpinan wasit yang tidak tegas dituding sebagai biang keladi terjadinya amuk massa.

Dalam kerusuhan tersebut seorang anggota Pasoepati tewas terkena tusukan benda tajan 8 centimeter di bagian paru-parunya. Korban adalah Joko Riyanto (35), warga Ngaliyan RT 07 RW 02 Pelem, Simo, Boyolali. Kapolresta Solo Kombes Pol Iriansyah mengatakan, korban diduga dikeroyok oleh anggota suporter lainnya.

"Korban itu dikeroyok oleh suporter. Mungkin dikira intel yang menyamar," katanya.

Baca juga:
Situasi mencekam saat demonstran Burkina ngamuk bakar Parlemen
Panitia pertandingan Persis Solo klaim sudah kantongi izin
Kapolda minta panitia Persis Solo Vs Martapura tanggung jawab
Kapolda Jateng: Persis Solo vs Martapura FC tak ada izin polisi
Selain TNI, Brimob juga ikut redakan bentrok kacang mete di NTT
Warga 3 desa di NTT bentrok gara-gara kacang mete,TNI dikerahkan
Rebutan lahan, warga tiga desa di NTT terlibat bentrok

(mdk/cob)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.