LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. PERISTIWA

Polisi Temukan Lima Sampel Tulang di Lokasi Pembuangan Alvaro, Termasuk Diduga Rahang Bawah

Dalam pencarian yang dilakukan sejak siang, pihak kepolisian berhasil menemukan lima potongan tulang di lokasi yang sama dengan penemuan kerangka sebelumnya.

Rabu, 26 Nov 2025 18:13:20
alvaro kiano nugroho
Polisi masih mencari bagian tubuh Alvaro Kiano Nugroho, dengan melakukan olah TKP dan penyisiran di Kawasan Tenjo, Bogor, Rabu (26/11/2025). (Foto: Istimewa). (© 2025 Liputan6.com)
Advertisement

Polisi masih melakukan pencarian terhadap bagian tubuh Alvaro Kiano Nugroho. Upaya ini dilakukan melalui olah tempat kejadian perkara (TKP) dan penyisiran di Kawasan Tenjo, Bogor, pada Rabu (26/11/2025). Dalam pencarian tersebut, mereka melibatkan tim Dokkes Polri serta ahli forensik dari RS Polri Kramat Jati. Sejak pukul 12.00 WIB, pihak kepolisian berhasil menemukan beberapa fragmen tulang di lokasi yang sama, tempat di mana kerangka sebelumnya ditemukan.

"Ada beberapa yang kita temukan, mungkin nanti dari pak dokter yang menyampaikan sesuai dengan keilmuan," ungkap Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Selatan, AKBP Ardian Satrio Utomo, saat berada di Tenjo. Namun, di lokasi yang sama, Dokter Mahardika, spesialis forensik dari RS Polri, menyatakan bahwa mereka belum dapat memastikan apakah temuan tulang tersebut milik Alvaro, yang diduga menjadi korban pembunuhan oleh ayah tirinya.

"Ini akan kami bawa lagi ke Rumah Sakit Kramat Jati untuk diproses lebih lanjut dan diperiksa lebih teliti lagi apakah tulang tersebut punya yang bersangkutan atau bukan," jelasnya.

Dokter Mahardika juga menambahkan bahwa total ada lima sampel tulang yang ditemukan dan akan dipelajari lebih lanjut.

Advertisement

"Untuk diduga ditemukan ada rahang bawah, di mana di rahang bawah itu untuk skalanya masih kecil sehingga curiganya itu adalah anak-anak. Oleh karena itu, kami perlu merontgen lagi dan berkoordinasi dengan dokter gigi forensik," tuturnya. Pihak kepolisian dan tim forensik terus bekerja sama untuk memastikan identitas dan penyebab kematian Alvaro.

Terungkap penyebab kemarahan Alex yang mendorongnya untuk menculik dan membunuh Alvaro

Sebelumnya, pihak kepolisian telah mengungkap alasan di balik penculikan dan pembunuhan Alvaro Kiano Nugroho yang berusia 6 tahun. Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Selatan, AKBP Ardian Satrio Utomo, menyatakan bahwa tindakan keji tersebut dipicu oleh rasa dendam pribadi yang berkaitan dengan masalah rumah tangga.

Advertisement

Penjelasan ini didukung oleh bukti digital yang ditemukan selama penyelidikan. Ardian mengungkapkan bahwa penyidik menemukan percakapan yang mencerminkan kemarahan Alex Iskandar terhadap istrinya yang bekerja di luar negeri.

"Adapun motifnya, yaitu dari komunikasi yang ada, ada motif dendam pribadi dengan istrinya. Jadi, istri tersangka ini bekerja di luar negeri. Nah, akibat bekerja di luar negeri, dari hasil chat itu, muncul adanya dugaan perselingkuhan yang dilakukan oleh istrinya," jelasnya saat konferensi pers pada Senin (24/11/2025).

Motif dendam pribadi ini diyakini sebagai pendorong bagi Alex Iskandar untuk menculik dan membunuh Alvaro Kiano Nugroho, yang merupakan anak tirinya. "Nah, di situ ada motif tersendiri terhadap si tersangka ini untuk melakukan pembunuhan itu terhadap anak. Karena anak ini adalah anak tiri dari tersangka. Mungkin itu," tambahnya.

Kakek korban memberikan pengakuan

Kakek Alvaro, Tugimin, juga mengungkapkan pandangannya tentang situasi yang dihadapi keluarganya. Ia menjelaskan bahwa mereka awalnya tidak menyadari apa yang sebenarnya terjadi hingga pihak kepolisian menangkap Alex dan melakukan pemeriksaan secara mendalam. "Awalnya kita enggak tahu, setelah ada berita penangkapan, introgasi akhirnya saya ada bocoran. Dari bocoran itu ada yang memberitahukan bahwa ada motif, intisarinya dendam sama ibunya," ujarnya ketika ditemui di lokasi pada Senin (24/11/2025).

Dendam yang dimaksud oleh Tugimin berakar dari rasa cemburu. Alex sering kali menuduh istrinya berselingkuh hanya karena teleponnya tidak diangkat. Kecurigaan ini terus menumpuk dan berkembang menjadi kemarahan yang mendalam.

"Dalam bentuk dalam arti kecemburuan. Cemburu sama istrinya, kalau telepon gak diangkat dianggapnya istrinya selingkuh, main sama laki-laki lain. Akhirnya timbul dendam," jelasnya lebih lanjut.

Advertisement

Selain itu, Tugimin juga menambahkan bahwa Alex melarang Arum untuk bekerja di luar negeri. Meskipun demikian, Arum tetap memutuskan untuk berangkat bekerja ke luar negeri. "Dan waktu itu enggak boleh kerja keluar tapi berangkat juga. Malaysia waktu itu," tutupnya.

Berita Terbaru
  • Aksi WNA di Bali Jago Hipnotis Bikin Pedagang Warung Linglung, Kuras Uang Jualan Tak Tersisa
  • Kaltara Terima Tujuh Sapi Kurban Presiden Prabowo untuk Idul Adha 2026
  • DPRD Situbondo Ungkap Perbup Terbaru Batasi Layanan Pembatasan Layanan Berantas Plus Situbondo
  • Sinergitas TNI Polri Selayar: Kolaborasi Bersih-Bersih Pesisir Pantai Benteng
  • Hewan Kurban Bulungan 2026: Semua Sapi dari Peternak Lokal, Termasuk untuk Presiden
  • alvaro kiano nugroho
  • berita update
  • konten ai
  • pembunuhan
Artikel ini ditulis oleh
Editor Pandasurya Wijaya
A
Reporter Ady Anugrahadi, Putu Merta Surya Putra
Disclaimer

Artikel ini dihasilkan oleh AI berdasarkan data yang ada. Gunakan sebagai referensi awal dan selalu pastikan untuk memverifikasi informasi lebih lanjut sebelum mengambil keputusan.

Berita Terpopuler

Berita Terpopuler

Advertisement
Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.