LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. PERISTIWA

Polisi tembak mati perampok taksi online di Tangerang

Polisi tembak mati perampok taksi online di Tangerang. Penangkapan komplotan pencurian dengan kekerasan itu, bermula dari tertangkapnya tersangka NPP (41) pada (30/3) lalu di wilayah Gisting, Tanggamus, Lampung.

2018-04-03 23:27:00
Perampokan
Advertisement

Polres kota Tangerang menembak mati satu pelaku pencurian terhadap pengemudi taksi online. 6 Pelaku lainnya dari aksi kejahatan tersebut juga turut diamankan polisi.

Kasat Reskrim Polresta Tangerang, Kompol Wiwin Setiawan menerangkan, pelaku terungkap setelah pihaknya mendapat laporan korban Teddy Rianto Liman (69), warga Jalan Daan Mogot, Kapling 100 komplek Taman Surya, Kelurahan Wijaya Kusuma, Kecamatan Grogol Petamburan, Jakarta Barat, pada Sabtu (24/3) lalu.

"Mendapat laporan, kami langsung bergerak. Setelah melalui serangkaian penyelidikan, polisi mulai mendeteksi keberadaan para tersangka berikut unit kendaraan hasil kejahatan," kata Wiwin, Selasa (3/4).

Advertisement

Dijelaskan dia, penangkapan komplotan pencurian dengan kekerasan itu, bermula dari tertangkapnya tersangka NPP (41) pada (30/3) lalu di wilayah Gisting, Tanggamus, Lampung.

"NPP ini memiliki peran sebagai perantara penjual mobil hasil kejahatan, yang kemudian membawa kami kepada tersangka IS (45). IS juga ditangkap di daerah Tanggamus pada hari yang sama," terang Wiwin.

Dijelaskan Wiwin, NPP dan IS berperan menjual mobil dan membongkar alat GPS yang terpasang pada mobil.

Advertisement

"Tidak berselang lama, polisi kembali meringkus tersangka lain yakni NPP (32) dan AN (30) juga di daerah Tanggamus. NPP berperan sebagai penyedia dana uang Rp 500 ribu untuk memesan Grab. Sedangkan AN berperan bersama-sama dengan NPP mengantarkan YK dan SY ke daerah Jelambar, Jakarta Barat," lanjut dia.

Wiwin menerangkan, polisi menembak NPP dan AN karena saat dilakukan penangkapan mencoba melawan petugas.

"Petugas pun melakukan tindakan tegas dan terukur dengan menembak untuk melumpuhkan tersangka di bagian kaki. Jelang subuh, polisi meringkus RR (53) juga di daerah Tanggamus. RR berperan sebagai penadah mobil Ertiga hasil kejahatan. RR membeli mobil hasil kejahatan seharga Rp 15 juta," bilang Wiwin.

Kemudian pada esok harinya, tepatnya Senin (1/4), petugas menciduk YK dan SY di Margo Mulyo, Desa Ogan Jaya, Kecamatan Sungkai Utara, Kabupaten Lampung Utara.

Saat akan dibekuk, YK dan SY melawan dan mencoba melukai petugas. Karena membahayakan, petugas menembak YK dan SY hingga menyebabkan YK meninggal dunia dan SY menderita luka di kaki.

Dari tangan para tersangka, polisi mengamankan barang bukti 1 unit kendaraan merek Suzuki Ertiga B-2925-KT, 1 unit HP milik korban yang masih dikuasai oleh NPP, 1 unit HP milik YK yang dipergunakan untuk memesan aplikasi Grab, dan STNK mobil korban.

"Untuk selanjutnya, tindakan yang dilakukan adalah memeriksa saksi-saksi dan para tersangka untuk penyelidikan dan pengembangan kasus," katanya.

Baca juga:
Coba tembak polisi saat ditangkap, buronan rampok di Lahat tewas didor petugas
Mahasiswa Unsri dalangi perampokan & pembunuhan sopir taksi online
Satu orang pelaku perampokan mini market Boyolali berhasil ditangkap
Rampok penjaga kandang ayam, Rizal tewas diamuk massa
Diduga korban perampokan, warga Palembang tewas mengenaskan di rumahnya

(mdk/eko)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.