Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Coba tembak polisi saat ditangkap, buronan rampok di Lahat tewas didor petugas

Coba tembak polisi saat ditangkap, buronan rampok di Lahat tewas didor petugas Ilustrasi Penembakan. ©2015 Merdeka.com

Merdeka.com - Menembak perut polisi saat ditangkap, buronan dan residivis pencurian dengan pemberatan, Rustam Effendi alias Pendi alias Bobi alias Alex (30) tewas setelah ditembak petugas. Pelaku merupakan spesialis perampok motor dan mobil lintas provinsi.

Penangkapan tersebut setelah petugas mengetahui keberadaan pelaku di rumahnya di Desa Mengkenang, Kecamatan Mulak Ulu, Kabupaten Lahat, Sumsel, Senin (2/4). Petugas sudah mengepung rumah pelaku agar mudah dalam penangkapan.

Begitu akan ditangkap, pelaku justru berusaha kabur melalui pintu belakang rumah sambil melepas tembakan menggunakan senjata api rakitan dan mengenai perut anggota Satreskrim Polres Lahat, Bripka Soehari. Beruntung, Bripka Soehari mengenakan rompi anti peluru sehingga tidak membuatnya terluka.

Tak ingin buruan kabur dan membahayakan petugas, polisi akhirnya menembak pelaku dan mengenai dadanya hingga tewas. Sebelumnya, pelaku melepaskan beberapa kali tembakan peringatan untuk petugas.

"Pelaku membahayakan petugas saat ditangkap, akhirnya tewas. Itu sudah sesuai SOP," ungka Kasatreskrim AKP Ginanjar Ali Sukmana, Senin (2/4).

Dia menjelaskan, setidaknya pelaku telah merampok sebanyak sebelas kali di Lahat. Dia juga terlibat dalam aksi perampokan di Provinsi Bengkulu dan saat ini menjadi buronan Lembaga Pemasyarakatan Bengkulu.

"Pelaku sudah beraksi sejak tahun 2016. Tak jarang, pelaku melukai korbannya jika tepergok atau melawan," ujarnya.

Dalam kasus ini, petugas menyita sejumlah barang bukti. Di antaranya enam unit mobil jenis Suzuki Carry Futura hasil rampokan dan sepucuk pistol rakitan beserta amunisi dan selongsong.

(mdk/lia)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP