Polisi tangkap dua residivis pelaku begal disertai perkosaan di Kelapa Gading
Dua-duanya residivis. Yang satu (BSJ) baru keluar satu bulan yang lalu. Yang satu (DSJ) sudah keluar dari Desember 2016.
BSJ (20) dan DSJ (27), dua pelaku begal disertai pemerkosaan di Jembatan Pintu III Pertamina, Jalan Yos Sudarso, Kelapa Gading, Jakarta Utara ditangkap pada Sabtu (11/8). Keduanya merupakan residivis kasus kejahatan jalanan.
Kapolsek Kelapa Gading Kompol Martua Silitonga mengatakan, salah satu tersangka yakni BSJ belum lama bebas dari penjara pada Juli 2018. Sedangkan rekannya menghirup udara bebas pada 2016.
"Dua-duanya residivis. Yang satu (BSJ) baru keluar satu bulan yang lalu. Yang satu (DSJ) sudah keluar dari Desember 2016," kata Martua saat dikonfirmasi, Jumat (17/8).
BSJ pernah dijebloskan ke penjara atas kasus pembunuhan. Sedangkan DSJ atas kasus kepemilikan senjata tajam dan dikenakan Undang-Undang Darurat.
"Yang satu kasus pembunuhan. Yang satu kasus undang-undang darurat, terkait kepemilikan senjata tajam," katanya.
Lebih lanjut Martua menjelaskan, jika kasus lama yang pernah dilakukan dua bandit kambuhan itu salah satunya di Jakarta dan luar Jawa.
Modus yang dipakai pelaku selalu sama dalam menjalankan aksinya. Yakni menuduh korban selingkuh dan mengambil harta bendanya.
"Ada yang di Jakarta, ada yang di luar Pulau Jawa. Ini yang ketiga. Modusnya kurang lebih seperti itu" pungkasnya.
Sebelumnya, pihak kepolisian meringkus dua pelaku begal berinisial DSJ (27) dan BSJ (20), yang beroperasi di kawasan Kelapa Gading, Jakarta Utara. Kapolsek Kelapa Gading Kompol Martua Silitonga mengatakan, dua pelaku biasa mengincar sepasang kekasih yang berkendara di jalan raya.
Dua pelaku ditangkap berdasarkan laporan korban berinisial BSN (33). Saat itu dia sedang mengantar kekasihnya, MT (20) di Jembatan Pintu III Pertamina Jalan Yos Sudarso, Kelapa Gading, Jakarta Utara pada Sabtu (11/8).
Pelaku berpura-pura merasa sakit hati atas kekasihnya berselingkuh dengan korban. Atas rekayasa itu, BSJ mudah merampas kendaraan karena ditinggal.
"Pacarnya ini takut, lalu lalai. Saat korban berlari mengejar pacarnya. Motor korban diambil oleh pelaku. Korban tidak sadar kalau kunci kontak masih menempel di motor," katanya.
Usai mengambil motor korban, pelaku mencuri kesempatan dengan membawa kabur pacar korban dengan ancaman akan dilaporkan ke polisi.
"Itu situasi lagi malam. Akhirnya korban disuruh naik ke motor, karena diancam seperti itu," kata Martua.
Bukannya dibawa ke kantor polisi, MT justru diajak ke wilayah Rawamangun, Jakarta Timur. Di sana dua pelaku ini melampiaskan nafsu birahinya kepada korban secara bergiliran.
Baca juga:
Ada Jokowi & Mahfud MD di balik bebasnya pemuda jadi tersangka bunuh begal
Lagi naik motor, sepasang kekasih dibegal, wanitanya dibawa kabur & diperkosa
Usai antar pacar pulang, Kresna kena begal di Sleman
Jadi buronan usai begal motor, Angga diringkus saat dagang pempek
Diduga hindari debt collector, motor dibuang pemiliknya ke Kali Jagakarsa
Disergap setelah buron 8 bulan, begal di Medan ditembak mati