LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. PERISTIWA

Polisi tanggalkan seragam dinas selama kawal UN

Petugas polisi juga berjaga-jaga di depan sekolah dan dilarang masuk ke dalam kelas.

2014-04-14 12:45:58
Ujian Nasional
Advertisement

Personel polisi terpaksa menanggalkan seragam dinas Polri warna coklat selama mengawal proses Ujian Nasional (UN) 2014 di Kota Pekanbaru, Riau, karena mempertimbangkan dampak psikologi bagi siswa yang ikut ujian.

"Setiap petugas polisi tidak boleh memakai seragam dinas supaya siswa tidak merasa takut," kata Kepala Sekolah SMUN 9 Azwir di Pekanbaru, seperti dikutip dari Antara, Senin (14/4).

Ia mengatakan keberadaan polisi di sekolah untuk ikut mengawasi UN selama ini menimbulkan pro dan kontra. Adanya aparat berseragam lengkap, lanjutnya, pasti mempengaruhi psikologi dan kejiwaan siswa yang ikut ujian.

Advertisement

"Karena itu, dua polisi yang mengawal UN di sekolah ini akhirnya mengenakan baju batik dan berbaur dengan pengawas dari Universitas Riau," katanya.

Hal senada juga diutarakan oleh Kepala Sekolah MAN 1, Hayatirruh, pengawalan polisi selama UN di sekolah sebenarnya terkesan berlebihan. Namun, setelah petugas tidak mengenakan seragam, pihak sekolah mulai bisa menerima karena para siswa juga tidak merasa terganggu.

Selain itu, petugas polisi juga berjaga-jaga di depan sekolah dan dilarang masuk ke dalam kelas.

Advertisement

"Kalau ada polisi mengawal ujian kesannya sekolah ini tidak aman. Tapi untunglah polisi kini lebih mendukung dengan tidak menempatkan petugas berseragam, demi kenyamanan siswa juga," kata Hayatirruh.

Kabid Humas Polda Riau AKBP Guntur Aryo Tejo mengatakan ada sebanyak dua sampai empat petugas polisi ditempatkan di tiap sekolah untuk mengawal jalannya UN tingkat SMA dan sederajat di Riau. Ia mengatakan pengamanan dilakukan di dalam dan luar pekarangan sekolah, termasuk pemeriksaan di tiap kelas sebelum pelaksanaan ujian.

Dinas Pendidikan Provinsi Riau menyatakan 76.894 siswa dari tingkat SMA sederajat di kabupaten/kota yang ada di daerah ini menjadi peserta UN yang berlangsung mulai tanggal 14-16 April.

Peserta UN paling banyak berada di Kota Pekanbaru, yakni mencapai 15.828 pelajar dengan rincian SMA 7.078 peserta, MA 958 perserta, SMA-LB 6 peserta, SMK 6.915 peserta, dan paket C ada sebanyak 871 peserta.

Baca juga:
Diguncang isu kunci bocoran, hari pertama UN di Jatim aman
Masih di Abu Dhabi, pemain timnas U-19 Paulo Oktavianus absen UN
Remaja napi kasus pembunuhan ikuti ujian paket
Curi motor, siswa SMK di Surabaya ujian di kantor polisi
Terlibat pencurian, seorang siswa di Pamekasan ikut UN di Lapas

(mdk/hhw)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.