Polisi Selidiki Dugaan Penggunaan Data Tanpa Izin di Ajaib Sekuritas
Menurut Wisnu, sejauh ini Bareskrim Polri memang belum menerima aduan masyarakat secara resmi. Meski begitu, penyidik pastinya akan menindaklanjuti jika ada juga laporan dari Satgas Waspada Investasi.
Direktorat Tindak Pidana Ekonomi dan Khusus (Dittipideksus) Bareskrim Polri akan berkoordinasi dengan Direktorat Tindak Pidana Siber Bareskrim Polri dalam rangka mendalami dugaan penggunaan data tanpa izin di Ajaib sekuritas. Wadirtipideksus Kombes Wisnu F Kuncoro menyampaikan, pihaknya juga akan berkomunikasi dengan Satgas Waspada Investasi.
"Nanti kami koordinasikan dengan cyber crime. Ada kemungkinan jika banyak korban sudah dilakukan analisis di Satgas Investasi yang ada di sana," tutur Wisnu saat dikonfirmasi, Selasa (5/10).
Menurut Wisnu, sejauh ini Bareskrim Polri memang belum menerima aduan masyarakat secara resmi. Meski begitu, penyidik pastinya akan menindaklanjuti jika ada juga laporan dari Satgas Waspada Investasi.
"Sejauh ini belum ada Dumas (aduan masyarakat) atau laporan berkaitan dengan hal ini," kata Wisnu.
Permasalahan ini mencuat usai pemilik akun Twitter Ignatius Danang @AoG_Ignacio mengadukan posisinya ke @ajaib_investasi yang mendadak dibingungkan oleh email konfirmasi pembukaan akun Ajaib Investasi. Sementara dirinya tidak pernah mendaftarkan diri.
"Dear @ajaib_investasi sampai detik ini saya tidak pernah melakukan pendaftaran akun, tetapi dari kemarin total saya mendapat lebih dari 3x email konfirmasi. Mohon ditindaklanjuti. Terima kasih. Cc @ojkindonesia," tulis Ignatius Danang pada 5 Juli 2021 lalu.
Reporter: Nanda Perdana Putra
Sumber: Liputan6.com
Baca juga:
DPD RI Minta Menkominfo Lakukan Upaya Hindari Potensi Kebocoran Data
Rapat dengan DPD, Menkominfo Klaim Data Pengguna PeduliLindungi Tidak Bocor
Komisi I Minta Kominfo Tanggung Jawab Soal Kebocoran Data
'Literasi Digital Jadi Kunci Melindungi Data Pribadi di Internet'
Polisi Hentikan Penyelidikan eHAC Bocor, Kemenkes Sebut Data Pengguna Aman
Kemenkes: Tim Siber Polri Tidak Temukan Kebocoran Data HAC, Penyelidikan Disetop