LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. PERISTIWA

Polisi pastikan selebaran foto beredar diduga pembunuh Aipda Sudarsa

Sejumlah poster DPO yang sebelumnya ditempel dan dibagikan petugas kepolisian kini telah dicopot.

2016-08-19 14:10:41
Denpasar
Advertisement

Selebaran wajah warga negara asing diduga pembunuh Aipda Wayan Sudarsa di Bali beredar. Kepolisian membenarkan terkait wajah terduga pelaku. Namun, Polda Bali membantah pernah menyebarkan itu.

"DPO (daftar pencarian orang) harus ada keterangan dan surat perintah DPO. Tapi saya belum baca selebaran itu," kata Kapolresta Denpasar Kombes Pol Hadi Purnomo di Mapolda Bali, Jumat (19/8).

Menurut Hadi, dalam selebaran itu terdapat kesalahan nama. Sedangkan untuk wajah pelaku, pihaknya meyakini bahwa itu benar.

"‎Terduga tersangka itu pasti, A1. Memang ada perbedaan nama yang dituliskan oleh anggota saya. Kesalahan menulis nama. Nama beda, orang sama. Yang perempuan adalah Sarah Connor dari Australia dan pria David Taylor dari Inggris.‎ Sebelumnya yang cowok ini ditulis Thomas Schon," jelasnya.

‎Saat ini, Hadi melanjutkan, polisi masih fokus pada pencarian fakta-fakta di lapangan. ‎Fakta itu antara lain, berupa sejumlah barang bukti ditemukan di lokasi kejadian dan tempat tinggal terduga tersangka menginap.

‎Pantauan di lokasi, sejumlah poster DPO yang sebelumnya ditempel dan dibagikan petugas kepolisian kini telah dicopot. Entah apa penyebab pencabutan poster-poster DPO tersebut.

Baca juga:
Polda Bali autopsi mayat Aipda Sudarsa yang tewas di Pantai Kuta
Kematian polisi di Pantai Kuta jadi perhatian serius Gubernur Bali
Kasus pembunuhan Aipda Sudarsa, 2 warga asing jadi buronan polisi
Anggota Polsek Kuta tewas akibat benda tumpul
Memburu pembunuh Aipda Wayan Sudarsa
Tak mau polisi bunuh istri terulang, Kapolres Depok beri wejangan
Psikolog duga Bripka Triono bunuh istri bukan karena kesal dimarahi

(mdk/ang)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.