Polisi Pastikan Pria Mengamuk di Gereja Santo Yoseph Denpasar Mengalami Depresi
Pria berinisial A mengamuk dan merusak area altar Gereja Katolik Santo Yoseph, Denpasar, Bali, Selasa (9/7). Kapolresta Denpasar Kombes Pol Ruddi Setiawan menyatakan bahwa pria tersebut mengalami depresiasi akut. Hal ini terungkap setelah dilakukan pemeriksaan medis di RSUP Sanglah.
Pria berinisial A mengamuk dan merusak area altar Gereja Katolik Santo Yoseph, Denpasar, Bali, Selasa (9/7). Kapolresta Denpasar Kombes Pol Ruddi Setiawan menyatakan bahwa pria tersebut mengalami depresiasi akut. Hal ini terungkap setelah dilakukan pemeriksaan medis di RSUP Sanglah.
"Kita membawa ke Rumah Sakit Sanglah. Hasil dari koordinasi awal dengan dokter, bahwa yang kita amankan itu mengalami depresi akut. Di mana pada saat titik kelemahan dia menangis artinya bisa lemah dan muncul tiba-tiba (depresi akut)," kata Ruddi usai menghadiri Hari Bhayangkara ke 73 di Lapangan Niti Mandala, Denpasar, Rabu (10/7).
Ruddi juga menjelaskan, pada saat dilakukan interogasi di Mapolsek Denpasar Timur, pria tersebut hanya bisa diam dan bengong.
"Saat kita amankan dan melakukan interogasi dia diam dan bengong saja. Jadi sekarang yang kita amankan itu dirawat di Rumah Sakit Sanglah. Jadi kalau melihat kondisinya ternyata dia memang sakit, dan dia juga meminum obat tensi tinggi. Jadi tiba-tiba dia bisa begitu (mengamuk)," ujar Ruddi.
Selain itu dari keterangan keluarga, pria tersebut juga menjelaskan hal yang sama. Pada saat mendatangi Gereja Katolik Santo Yoseph, pria tersebut sudah terlihat bengong dan saat berdoa mengeluarkan air mata kemudian tiba-tiba mengamuk.
"Memang dari pihak keluarga mengatakan memang pada saat itu agak bengong. Saat mau sembayang dan berdoa ternyata pada saat itu dia menitipkan air mata dan menangis tiba-tiba, dia langsung (mengamuk) dan dipeluk oleh istrinya. Istrinya pun dibanting sama dia," jelas Ruddi.
"Tidak ada unsur (kesengajaan) dia melakukannya itu tiba-tiba, dan dia ke gereja itu untuk sembahyang dan dia (umat) di gereja tersebut," ujar Ruddi.
Baca juga:
Seorang Pria Tiba-Tiba Menangis dan Mengamuk di Gereja Santo Yoseph Denpasar
Usut Penembak Pos Polantas, Polda DIY Cek CCTV dan Periksa Enam Saksi
Kapolda DIY Sebut Penembakan Pospol Siluwok Dilakukan Orang Iseng
Polisi Ungkap Pospol Siluwok Ditembak Menggunakan Airsoft Gun
Cari Penembakan Pos di Kulon Progo, Polisi Telusuri Rekaman CCTV