LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. PERISTIWA

Polisi naikan status perkara bagi-bagi sembako di Monas ke penyidikan

Meskipun demikian, dalam kasus ini kepolisian belum menetapkan tersangka kasus bagi-bagi sembako di Monas yang berujung tewasnya dua bocah. Saat ini, kepolisian tengah menyiapkan berkas-berkas para saksi ahli.

2018-05-09 13:13:06
Pembagian Sembako di Monas
Advertisement

Penyidik Polda Metro Jaya menyebut status penanganan perkara dugaan tewasnya dua bocah dalam acara pembagian sembako di Monas, Jakarta Pusat naik ke penyidikan. Naiknya kasus itu pada 2 Mei lalu.

"Tentunya untuk kasus Monas kita sudah melakukan penyidikan. Sudah memeriksa saksi dan kita juga minta keterangan lain," ujar Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Raden Prabowo Argo Yuwono di Mapolda Metro Jaya, Rabu (9/5).

Kata Argo, hal itu berdasarkan keterangan para saksi-saksi dan juga barang bukti yang dimiliki kepolisian.

Advertisement

"Misalnya seperti ada korban menyampaikan dibawa ke rumah sakit, naik apa? Ambulans. Di dalam ambulanas ada siapa? Semua kita kroscek semua," ujarnya.

Meskipun demikian, dalam kasus ini kepolisian belum menetapkan tersangka. Saat ini, kepolisian tengah menyiapkan berkas-berkas para saksi ahli.

"Untuk kelengkapan berkas sebagai saksi ahli," pungkasnya.

Advertisement

Sebelumnya, Kabareskrim Polri Komjen Ari Dono Sukmanto memastikan pihaknya serius menangani kasus kematian dua bocah yang diduga akibat desak-desakan saat pembagian sembako di Monas,Jakarta Pusat, Sabtu 28 April lalu. Saat ini, polisi tengah menelusuri unsur pidana dalam peristiwa tersebut.

"Ada suatu peristiwa, ada meninggal orang, kita pasti cari tahu apakah ada peristiwa pidana atau tidak. Kita masih melaksanakan penyelidikan," katanya di Perguruan Tinggi Ilmu Kepolisian (PTIK), Jakarta Selatan, Jumat (4/5).

Dia menampik tudingan yang menilai pihaknya tak merespon kasus sembako maut di Monas tersebut. Ari Dono menuturkan, tanpa adanya laporan keluarga korban pun polisi telah melakukan penyelidikan.

"Iya, ada suatu peristiwa yang menonjol, yang menarik, ada kerumunan orang saja yang patut diduga bisa menimbulkan suatu persoalan, polisi pasti hadir di situ. Otomatis," tegasnya.

Hanya saja, Ari Dono menambahkan, polisi yang turun ke lapangan tak selalu menggunakan seragam dinas. Sehingga kinerja polisi tidak diketahui masyarakat secara kasat mata. Begitu juga dalam melakukan penyelidikan.

"Kegiatan-kegiatan kepolisian itu kan tidak selamanya terbuka untuk mencari tahu suatu peristiwa itu," tutupnya.

Baca juga:
Ini hasil visum penyebab kematian korban tewas saat pembagian sembako di Monas
Wakapolri pastikan kasus bocah tewas di acara pembagian sembako tetap dilanjutkan
Wakapolri lapor Jokowi perkembangan kasus bocah tewas di acara bagi-bagi sembako
Ketua panitia bagi-bagi sembako: Kenal Bapak Charles Honoris pun tidak
Panitia klaim punya 100 anggota atur acara bagi sembako di Monas
Panitia bagi sembako di Monas: Kalau ada kerumunan massa wajar terinjak

(mdk/rhm)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.